Pendapatan Naik, Semen Baturaja (SMBR) Raup Laba Rp2,6 Miliar di Semester I-2021

Aditya Pratama, Jurnalis · Rabu 04 Agustus 2021 12:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 04 278 2450698 pendapatan-naik-semen-baturaja-smbr-raup-laba-rp2-6-miliar-di-semester-i-2021-Nk7Z7MByjs.jpg Semen Baturaja Raup Laba Bersih (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) mencatatkan laba bersih Rp2,65 miliar pada semester I-2021. Capaian laba ini berbanding dengan periode 30 Juni 2020 yang rugi Rp137,62 miliar.

Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (4/8/2021), Perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp763,63 miliar atau naik 13,66 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp671,82 miliar dengan laba per saham dasar Rp0,27.

Adapun pendapatan Perseroan terdiri atas penjualan pada pihak ketiga (penjualan semen bungkus, penjualan semen curah, jasa pengangkutan, penjualan montar, dan lain-lain), penjualan kepada pihak berelasi (penjualan semen curah kepada PT Wijaya Karya Beton), dan penjualan white clay kepada PT Pupuk Sriwijaya.

Penjualan pada pihak ketiga menjadi kontributor utama pendapatan sebesar Rp749,20 miliar atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp662,57 miliar, penjualan white clay tercatat Rp14,27 miliar atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp9,25 miliar, dan penjualan pada pihak berelasi tercatat Rp150,20 juta.

SMBR mencatatkan adanya penurunan beban pokok pendapatan di kuartal II-2021 menjadi Rp407,45 miliar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp436,73 miliar, beban umum dan administrasi turun menjadi Rp111,68 miliar dari sebelumnya Rp125,14 miliar. Sementara itu, beban penjualan naik menjadi Rp151,02 milar dari sebelumnya Rp149,55 miliar.

Arus kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi tercatat Rp152,10 miliar, arus kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi tercatat Rp23,80 miliar, dan arus kas bersih digunakan untuk aktivitas pendanaan tercatat Rp44,20 miliar.

Semen Baturaja mencatatkan liabilitas sebesar Rp2,35 triliun dan ekuitas Rp3,40 triliun. Adapun total aset perseroan meningkat menjadi Rp5,75 triliun dibanding tahun 2020 sebesar Rp5,73 triliun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini