Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kendalikan Banjir Jakarta, 3 Menteri Jokowi Cek Proyek Sodetan Sungai Ciliwung

Azhfar Muhammad , Jurnalis-Kamis, 05 Agustus 2021 |09:08 WIB
Kendalikan Banjir Jakarta, 3 Menteri Jokowi Cek Proyek Sodetan Sungai Ciliwung
3 Menteri Jokowi Cek Proyek Sodetan Sungai Ciliwung (Foto: Dokumentasi Kemenko Marves)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meninjau pembangunan sodetan dari Sungai Ciliwung ke Kanal Banjir Timur, Rabu 4 Agustus 2021.

Proyek tersebut merupakan bagian dari rencana induk (master plan) pengendalian banjir Ibu Kota Jakarta sebagai bentuk komitmen pemerintah pusat untuk mengendalikan banjir mulai dari hulu hingga di hilir.

“Jadi sodetan itu tinggal 600 meter lagi kurangnya, kita targetkan dengan PUPR dan diharapkan selesai di tahun 2022 di kuartal III, jadi lebih cepat dari target sebelumnya,” ujar Menko Luhut dalam keterangan tertulisnya yang diterima MNC Portal Indonesia, Kamis (5/8/2021).

Baca Juga: Atasi Banjir Jakarta, Menko Luhut: Perlu Integrasi Hulu hingga Hilir

Dalam kunjungannya kali ini, hadir pula Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan serta Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung-Cisadane, saat ini akan memulai lanjutan pembangunan Sodetan dari Sungai Ciliwung ke Kanal Banjir Timur.

Di wilayah hulu sedang dibangun Bendungan Ciawi yang direncanakan memiliki volume tampung 6.05 juta m3 dan luas genangan 39,40 hektar dengan biaya pembangunan sebesar Rp 798,7 miliar. Bendungan ini didesain untuk mengurangi debit banjir yang masuk ke Jakarta dengan menahan aliran air dari Gunung Gede dan Gunung Pangrango sebelum sampai ke Bendung Katulampa yang kemudian mengalir ke Sungai Ciliwung.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement