Share

Curhat Pedagang Warteg hingga PKL: Kehilangan Pendapatan, Belum Dapat BLT dan Semoga PPKM Berakhir

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Minggu 08 Agustus 2021 18:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 08 320 2452701 curhat-pedagang-warteg-hingga-pkl-kehilangan-pendapatan-belum-dapat-blt-dan-semoga-ppkm-berakhir-3lJG1hcfu0.png Curhat Pedagang dan Berharap PPKM Level 4 Tidak Diperpanjang (Foto: MPI)

JAKARTA - Para pedagang kecil berharap PPKM level 4 yang berakhir besok tidak diperpanjang. Jika PPKM level 4 turun jadi level 3, setidaknya ada sedikit pelonggaran yang membuat para pedagang kecil ini bisa bernapas. Apalagi hingga saat ini belum mendapat bantuan.

Salah satunya pengusaha warteg yang berharap PPKM level 4 berakhir dan tidak diperpanjang. Etik Mulya, selaku pengelola warteg di Kawasan Kebon Sirih berharap PPKM ini segera berakhir.

“Semoga cepat kelar lah, enggak usah diperpanjang lagi, kalau diperpanjang terus pedagang akan sangat dirugikan lagi mau PPKM atau tidak pendapatan kita sangat drastis dan menurun,” kata Etik saat ditemui MNC Portal Indonesia, Jakarta, Minggu (8/8/2021).

Baca Juga: Kapan PKL dan Warteg Dapat BLT Rp1,2 Juta?

Menurutnya, banyak sekali penurunan jumlah pengunjung yang datang ke wartegnya yang berujung pada susutnya pendapatan.

“Ya intinya semoga PPKM ini berakhir, kita sudah banyak kehilangan pengunjung jalan-jalan pada ditutup. Kemarin sudah diberlakukan boleh dan ini tapi sama aja tidak terlalu signifikan penghasilannya ya tidak terlalu berpengaruh lah (sama saja) penghasilanya,” katanya.

Sementara itu, Argiansyah Ramadhaan selaku pemilik warung kopi (warkop) juga berharap semoga covid-19 segera usai dan seluruh aktifitas kegiatan ekonomi bisa berjalan seperti biasa.

“Berdampak sih kalau pun terus diperpanjang akan terus semakin parah, dari dulu juga udah terdampak ya kami inginnya kayak dulu aja, ramai normal aja,” katanya.

Pedagang Kecil 

Menurutnya, dengan kebijakan pelonggaran PPKM yang membolehkan para pengunjung makan di tempat itu membuat sedikit adanya peningkatan penghasilan pendapatan namun belum terlalu signifikan.

“Ada sih sedikit peningkatan tapi belum normal banget lah? Semoga ke depannya kita semua ada kemajuan lah,” katanya.

Kemudian, pedagang kaki lima (PKL) Nur Hamid di kawasan Stasiun Gondangdia berharap PPKM ini segera berakhir karena telah banyak terdampak kepada pendapatan hariannya.

“Harapan kami selaku PKL sama saja dengan para pelaku usaha lain tukang ojek, PPKMnya tidak usah diperpanjang dampak negatifnya kepada pendapatan harian kami, khususnya pada jualan sangat luar biasa,” kata Nur Hamid.

PKL 

Menurutnya, pendapatan mereka khususnya bagi para PKL sudah berada di angka 20% hingga 30% dibanding hari biasa atau sebelum adanya diberlakukan PPKM.

“Sekarang pendapatan kami hanya 20% atau 30% hari-hari normal biasanya pendapatan atau dari pembeli katakan sampai 10 pembeli ini hanya dua atau tiga empat pembeli, jadi pihaknya berharap jika PKM selesai maka pemerintah tidak perlu memperpanjang lagi,” katanya.

Dirinya berharap jika pemerintah berupaya menangani Pandemi covid-19 khususnya kesehatan maka pemerintah harus memiliki langkah lain atau menegakan aturan yang memiliki solusi yang lebih efektif.

“Untuk sementara ini kita sudah luar biasa menderitanya dampak penjualan yang ngedrop rata-rata dari kita juga bantuan belum mendapatkan dan mungkin tidak merata, ya semoga ini yang terakhir dan jika diperpanjang semoga ada solusi yang lebih baik,” katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini