Share

MNC Vision Networks Raup Laba Rp164,3 Miliar di Semester I-2021, Meroket 31%

Tim Okezone, Okezone · Kamis 12 Agustus 2021 08:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 11 278 2454297 mnc-vision-networks-raup-laba-rp164-3-miliar-di-semester-i-2021-meroket-31-hK1vcoLkmg.jpg MNC Vision Networks Raup Laba Rp164 Miliar (Foto: IDX Channel)

JAKARTA - PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) atau MVN meraup laba bersih Rp164,3 miliar pada semester I-2021. Laba bersih ini tumbuh 31% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp125,8 miliar.

Margin laba bersih juga mengalami peningkatan menjadi 8% dibandingkan dengan 7% pada periode yang sama di tahun sebelumnya. Sementara itu pada kuartal II-2021, MVN membukukan laba bersih sebesar Rp63 miliar, dengan margin laba bersih sebesar 6%.

MVN telah berhasil menorehkan tingkat pertumbuhan yang sangat baik dengan mencatatkan pendapatan konsolidasi sebesar Rp2,052 triliun pada semester I-2021 dibandingkan Rp1,734 triliun pada periode yang sama di tahun lalu, mewakili tingkat pertumbuhan sebesar 18% YoY. Sementara itu pada kuartal II-2021, pendapatan juga mengalami peningkatan yang signifikan yaitu 18% YoY atau sebesar Rp1,050 triliun dari Rp890,9 miliar pada periode yang sama di tahun sebelumnya.

Di sisi lain, pada semester I-2021, EBITDA mengalami pertumbuhan sebesar 12% YoY menjadi Rp809,1 miliar dibandingkan Rp720,2 miliar pada periode yang sama di tahun sebelumnya, sementara itu margin EBITDA mengalami sedikit penurunan dari 42% menjadi 39%. EBITDA untuk kuartal II-2021 juga mengalami peningkatan sebesar 12% YoY menjadi Rp404,5 miliar dari Rp362,7 miliar pada periode yang sama di tahun sebelumnya.

"MVN terus menunjukkan kinerjanya yang luar biasa meskipun berada di tengah pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia. Perseroan akan senantiasa memperkuat penjualan TV satelit DTH, dengan didorong tingginya permintaan di kota-kota kecil yang tercermin dari pertumbuhan K-Vision," kata Presiden Direktur MVN Ade Tjendra dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (12/8/2021).

Lebih lanjut, Perseroan menyakini bahwa pertumbuhan Vision+ akan terus menguat seiring dengan dukungan Perseroan dalam produksi original konten Vision+ yang berkerlanjutan.

"Saya optimis bahwa MVN saat ini telah berada di posisi yang sempurna untuk mendominasi pasar didukung dengan performa kinerja terbaiknya," sambungnya.

Baca Juga: KKP Selamatkan Kerugian Negara Sebesar Rp30 Miliar dari Tindak Penyelundupan BBL

Sementara itu, pendapatan yang berasal dari layanan satelit yang meliputi dua unit DTH Perseroan, yaitu MNC Vision (pasca bayar) dan K-Vision (prabayar) mengalami peningkatan sebesar 2% YoY di semester I-2021 menjadi Rp1,271 triliun dibandingkan Rp1,244 triliun pada semester I-2020. Pendapatan layanan satelit pada kuartal II-2021 mengalami peningkatan sebesar 7% YoY menjadi sebesar Rp631,8 miliar dibandingkan Rp592,1 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan pada pendapatan layanan satelit terutama disebabkan oleh pencapaian positif yang berkelanjutan dalam akuisisi pelanggan K-Vision. Pada kuartal II-2021, K-Vision berhasil mengakuisisi total 1,1 juta pelanggan baru dan mencapai total voucher penjualan isi ulang sebesar Rp94,7 miliar.

Perlu diketahui, K-Vision berhasil menorehkan pencapaian terbaiknya di bulan Juni 2021 dengan meraih Rp55,7 miliar dari penjualan voucher isi ulang yang sebagian besar berasal dari perhelatan EURO Cup 2020.

Pendapatan layanan digital, IPTV, dan broadband Perseroan mengalami pertumbuhan yang signifikan menjadi Rp706,5 miliar pada semester I-2021 dari Rp430,2 miliar pada periode yang sama tahun lalu, mewakili tingkat pertumbuhan sebesar 64% YoY.

Selanjutnya, pada kuartal II-2021, pendapatan layanan digital, IPTV, dan broadband mengalami peningkatan sebesar 40% YoY menjadi Rp379,2 miliar dari Rp270 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Seiring dengan pandemi Covid-19 yang melanda Tanah Air dan diterapkannya berbagai kebijakan pemerintah terkait pembatasan sosial pada masyarakat, telah mendorong tuntutan akan hiburan yang berkualitas dan terjangkau menjadi sangat tinggi. Hal ini dapat tercermin dalam kinerja MNC Play (broadband dan IPTV) dan Vision+ (OTT Video Service).

Selain itu, pada semester I-2021, MNC Play terus memperluas basis pelanggannya dan berhasil mencapai 301.000 pelanggan dengan memaksimalkan leasing kapasitas jaringan dari pihak ketiga. Selanjutnya, bisnis unit OTT Perseroan yaitu Vision+, mampu menunjukkan dominasinya dengan memiliki lebih dari 2 juta pelanggan berbayar dan 50,3 juta Monthly Active Users (MAU).

Pada semester I-2021, beban langsung MVN mengalami peningkatan sebesar 13% YoY menjadi Rp1,569 triliun dari Rp1,393 triliun pada periode yang sama di tahun lalu. Sementara pada kuartal II-2021, kenaikan atas beban langsung adalah sebesar 11% YoY menjadi Rp797,4 miliar dari Rp716,7 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Saat ini, Perseroan berfokus untuk memproduksi konten original eksklusif secara agresif untuk meningkatkan portfolio konten VOD yang dimilikinya. Perseroan secara konsisten menyediakan original konten lokal yang terbaru bagi pelanggannya, yang diharapkan akan memberikan keunggulan bagi Vision+, dengan peningkatan beban langsung yang tidak signifikan.

Laba kotor pada semester I-2021 mengalami pertumbuhan yang signifikan yaitu sebesar 42% YoY atau sebesar Rp483,3 miliar dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu yaitu sebesar Rp340,8 miliar. Margin laba kotor juga mengalami peningkatan menjadi 24% di semester I-2021 dibandingkan pada tahun sebelumnya yang mencapai 20%. Selanjutnya, laba kotor mengalami peningkatan menjadi Rp252,3 miliar pada kuartal II-2021 dibandingkan dengan Rp174,3 miliar dari tahun sebelumnya, dengan tingkat pertumbuhan sebesar 45% YoY, atau mewakili margin laba kotor sebesar 24%.

Pelanggan DTH, broadband & IPTV Perseroan telah mengalami pertumbuhan yang sangat pesat selama setahun terakhir, dan berhasil memperoleh 9,7 juta pelanggan. Hal ini didukung oleh berbagai pendekatan agresif yang telah dilakukan Perseroan untuk memperoleh pelanggan baru selama pandemi ini. Pada semester I-2021, K-Vision telah berhasil mengakuisisi 2,34 juta pelanggan dengan total voucher penjualan isi ulang mencapai Rp144,4 miliar.

Hal ini menunjukkan permintaan layanan DTH di Indonesia masih sangat tinggi akibat dari minimnya akses broadband dan internet berkualitas di kota-kota kecil.

Selain itu, pada kuartal II-2021, MVN berhasil mendapatkan hak distribusi streaming untuk media berbasis langganan untuk menyiarkan semua pertandingan UEFA EURO 2020 secara eksklusif untuk TV berlangganan, yang dimulai pada 12 Juni hingga 12 Juli 2021, menayangkan 51 pertandingan di seluruh final.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini