Share

Apindo Minta Harga PCR Diturunkan, di India Cuma Rp97.000

Azhfar Muhammad, MNC Portal · Rabu 11 Agustus 2021 10:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 11 320 2454002 apindo-minta-harga-pcr-diturunkan-di-india-cuma-rp97-000-D3Lyn0gtZ3.jpg Apindo minta tarif tes PCR diturunkan (Foto: Freepik)

JAKARTA - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani meminta pemerintah untuk menurunkan tarif Tes PCR. Menurutnya, tarif Tes PCR akan meningkatkan testing covid-19 untuk mencegah penularan COVID-19.

Baca Juga: Mendag Lutfi Cek Mal yang Buka, Ingatkan Taat Prokes

“Selain pelonggaran pada masa PPKM, penekanan kasus covid pun ini dinilai penting untuk meningkatkan testing dan mencegah penularan yang lebih tinggi di masyarakat, salah satunya dengan tes PCR,” kata Hariydi saat dihubungi MNC Portal, Rabu (11/8/2021).

 Baca Juga:  Mal Dibuka di PPKM Level 4: Pengunjung Wajib Vaksin dan Berusia Antara 12-70 Tahun

Dirinya membandingkan harga tes PCR Indonesia dengan India. Dia membandingkan efektivitas akurasi dari antigen bisa diturunkan tarifnya seperti di yang sudah dilakukan di India.

“Pakai PCR kan tarifnya masih Rp700 ribuan di sini. Di India sudah mengeluarkan kebijakan di Agustus itu cuma 500 rupee atau Rp97 ribu saja,” paparnya.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Mengenai pelonggaran kebijakan pada PPKM level 4, Hariyadi menilai pelonggaran aktivitas ekonomi masih relatif terbatas.

“Melihat dari pelonggaran masih relatif kecil dan terbatas, misal pembukaan pusat perbelanjaan hanya di 4 kota saja dan itu pun dibatasi dengan 25% jadi belum terasa bagi kami pelaku pengusaha atau pelaku mal,” kata dia.

Dirinya menjelaskan sektor manufaktur non esesnsial masih tidak diperkenankan berjalan dan untuk manufaktur ekspornya juga masih pembukaan masih terbatas.

“Manufaktur masih belum boleh berjalan, ekspor masih dibatasi 50%, jadi saya melihat pelonggaran itu hanya terjadi di sektor retail saja,” paparnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini