Pemaparan pemateri diawali perkenalan para pembicara dengan menampilan CV singkat ke tiga pembicara. Webinar ini dimeriahkan pula dengan adanya doorprize berupa saldo gopay/ovo serta hampers dari Sariayu Martha Tilaar, bagi peserta webinar yang mengajukan pertanyaan paling menarik kepada pembicara.
Ketiga pembicara sependapat bahwa posisi seorang ibu adalah posisi yang sangat luar biasa, karena ia mengambil peran dibalik kesuksesan keluarga, baik anaknya maupun suaminya. Untuk mencapai economic independence, setiap individu harus memiliki sesuatu di dalam dirinya, salah satunya adalah jiwa leadership. Seperti yang diutarakan Ema, leadership bukan hanya berlaku pada satu gender tertentu, melainkan untuk semua individu tanpa kecuali.
“Seorang ibu pun tanpa kita sadari merupakan woman leader, para ibu dapat melakukan berbagai hal seperti mengurus keluarga dan bekerja membantu perekonomian keluarganya diwaktu yang bersamaan,” tuturnya.
Sedangkan, Yadi membagikan cerita yang berkaitan dengan peranan seorang ibu bagi kesuksesannya saat ini “miracle”, bahwa seorang ibu itu adalah keajaiban. “Bagi saya seorang ibu itu dapat membuat saya merasa tenang. Dari situ saya belajar tanggung jawab. Kemudian, dari seorang ibu juga saya belajar cara memulai hidup dan bergaul dalam lingkungan. Saya bisa seperti ini saat ini dan dapat meraih kesuksesan dalam karir dan lain-lain tentu adalah berkat dari seorang ibu, maka bagi saya ibu itu adalah keajaiban,” ujarnya.
Dari sisi pemerintah, media dan bisnis, perempuan memiliki tempat. Perempuan dapat mengembangkan potensi dan berekspresi sesuai kemampuan mereka. Bahkan di Jawa Barat pun pemerintah telah mengadakan berbagai kegiatan yang tujuannya untuk memberdayakan para ibu di Jawa Barat agar dapat mandiri secara ekonomi.
“Perempuan selalu dapat melakulan hal yang melebihi banyak ekspektasi. Kemudian, di Indonesia, sudah banyak perempuan yang menjadi pemimpin, masa depan bukan mustahil adalah milik perempuan,” ucap Yadi.