Swasembada, Erick Thohir Sebut 5 Tahun Lagi RI Tak Impor Gula

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Rabu 18 Agustus 2021 07:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 18 320 2457043 swasembada-erick-thohir-sebut-5-tahun-lagi-ri-tak-impor-gula-gva91smWYb.jpg Erick Thohir Sebut 5 Tahun ke Depan Tidak Ada Impor Gula. (Foto: Okezone.com/KBUMN)

JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan 5-6 tahun ke depan Indonesia tak lagi impor gula konsumsi. Langkah ini seiring upaya Holding Perkebunan Nusantara atau PTPN III (Persero) memperkuat lini bisnisnya di sektor pangan.

"Seyogyanya negara kita 5-6 tahun ke depan bukan lagi negara yang impor-imporan daripada gula konsumsi," ujar Erick, saat launching brand Nusakita, Jakarta, Rabu (18/8/2021).

Baca Juga: Orang Lagi Susah Ada Kasus Penimbunan Gula, Ini Kejahatan Pangan Serius

Erick mengatakan, upaya swasembada pangan sudah di dibahas dalam rapat terbatas (ratas) antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan seluruh Menteri Kabinet Indonesia Maju. Adapun keputusannya, pemerintah melalui BUMN Pangan akan memperkuat pangan pokok dalam negeri.

Baca Juga: Kendala Industri Gula, Investor Sulit Cari Lahan di Luar Jawa

"Swasembada ini menjadi bagian kenapa di dalam ratas terakhir dihadiri oleh semua, Bapak Presiden, Bapak Menko, Kemenkeu, Menteri Perindustrian, Menteri Pertanian, kita mendapat dukungan penuh," ungkap dia.

Pemegang saham dan perusahaan pelat sudah mematangkan roadmap swasembada pangan. Dalam peta jalan tersebut, ditargetkan hingga 6 tahun ke depan impor gula konsumsi tak lagi diimpor.

Erick menegaskan, upaya tersebut bukan semata-mata dirinya anti terhadap barang-barang impor. Melainkan, menjadikan Indonesia sebagai negara produsen gula konsumsi.

"Tidak mungkin transformasi ini tanpa dukungan Kementerian lain. Roadmapnya Sudah kita matangkan bagaimana swasembada gula konsumsi harus kita lakukan kedepan," ungkap dia

"Ini masih banyak tantangan, tetapi lillahi taala kita harus jalankan. Kita harus pastikan Indonesia sebagai negara kekuatan gula. Jadi Tidak hanya menjadi market lagi yang menyulitkan kita semua. Saya tidak anti impor, sayabtidak anti swasta, tetapi rule of the games nya harus sama-sama kita perbaiki," lanjutnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini