Percepat Vaksinasi, Roda Ekonomi Siap Berjalan

Feby Novalius, Jurnalis · Selasa 24 Agustus 2021 17:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 24 320 2460457 percepat-vaksinasi-roda-ekonomi-siap-berjalan-lNvjAlElPC.jpg Percepat Vaksinasi di Jakarta. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA  - DKI Jakarta mengejar target vaksinasi 100%. Untuk merealisasikannya, para ekspatriat diberikan vaksin Gotong Royog. 

Bekerjasama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Pemrpov DKI Jakarta menggelar Vaksinasi Gotong Royong menggunakan vaksin Sinopharm untuk ekspatriat, yang digelar di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat. 

Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid mengatakan, para ekspatriat di DKI Jakarta merupakan bagian dari warga ibu kota. Oleh karena itu, mereka juga berhak mendapatkan vaksin, untuk mengejar target vaksinasi 100% di Jakarta. 

Baca Juga: Mendag Pede Pasar Ekonomi Digital RI Kuasai 40% di Asean

"Bapak-bapak ibu-ibu yang dari ekspat ini juga merupakan bagian dari masyarakat yang tinggal di DKI Jakarta, dan menjadi bagian daripada keluarga besar penduduk DKI Jakarta. Kalau bicara di mana Pak Gubernur menginginkan vaksinasi terjadi di Jakarta 100%, semuanya harus divaksin, dan teman-teman kita keluarga ekspat ini juga merupakan keluarga besar di DKI,"ujar Arsjad Rasjid, Selasa (24/8/2021). 

Dirinya menekankan, bahwa permasalahan kesehatan yang diakibatkan oleh Pandemi Covid-19, harus segera diselesaikan, agar masalah ekonomi yang juga diakibatkan oleh pandemi bisa segera teratasi. Kata dia, vaksinasi adalah salah satu cara untuk menyelesaikan permasalahan kesehatan.

Baca Juga: PPKM Dorong Hasil Terbaik, Makin Banyak Kabupaten dan Kota Turun Level

"Untuk kita memenangkan perang melawan pandemi ini, kuncinya adalah kesehatan, sebelum roda ekonomi bisa berjalan dengan baik. Jadi harapannya kesehatan bisa dijaga, roda ekonomi bisa berjalan, pada akhirnya tidak ada yang namanya krisis sosial, karena kita tidak mau adanya krisis sosial," terangnya.

Dengan alasan yang sama, Arsjad Rasjid menegaskan bahwa Kadin Indonesia mendukung kebijakan pemerintah yang memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di seluruh wilayah Indonesia, kecuali di sejumlah tempat seperti di Jabodetabek, Bandung Raya dan Surabaya yang sudah diturunkan menjadi level 3.

Dengan tetap berpegang teguh kepada aturan PPKM, KADIN Indonesia berharap sektor esensial seperti manufaktur dan retail bisa tetap berjalan. Kata dia, di daerah-daerah seperti di DKI Jakarta yang tingkat vaksinasinya sudah baik, sektor-sektor esensial seharusnya sudah bisa berjalan, sehingga dapat membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

"Kita harapkan mal-mal juga dibuka, dengan catatan semuanya vaksinasi. Jadi misalnya di DKI, kalau tingkat vaksinasinya sudah tinggi, dan kalau kita bicara pegawai pegawai sudah divaksin, harapannya juga pengunjungnya juga divaksinya, maka herd imunitas akan terjadi," ujarnya.

Menurut Arsjad Rasjid, baik pengusaha maupun pemimpin di tingkat nasional dan daerah, harus sadar bahwa saat ini kita semua harus hidup di bawah kenormalan baru. Kenormalan tersebut juga berlaku di dunia usaha yang antara lain adalah membuka sektor-sektor esensial agar bisa kembali beroperasi, di bawah aturan PPKM.

"Secara ekonomi kita harus beradaptasi. Monggo jalan, yang penting vaksinasi dan prokes jalan, karena nggak ada hal lain. Kita juga mendorong pemerintah pusat, daerah, untuk yuk tolong dibuka, dengan catatan vaksinasi sudah terjadi dan prokes harus ada," kata Arsjad Rasjid

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini