Erick Thohir Akui Ada BUMN Belum Lapor LHKPN, Begini Alasannya

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Selasa 07 September 2021 17:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 07 320 2467597 erick-thohir-akui-ada-bumn-belum-lapor-lhkpn-begini-alasannya-8TazD2OUah.jpg Erick Thohir soal LHKPN (Foto: KBUMN)

JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir mengakui ada BUMN yang belum melaporkan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Hal ini disebabkan lantaran sejumlah BUMN mengalami kompleksitas data.

"Memang kompleksitasnya di BUMN ada, saya jujur. Seperti disampaikan oleh Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan, ada beberapa BUMN yang memang tadi belum melaporkan LHKPN," ujar Erick, Jakarta, Selasa (7/9/2021).

Kompleksitasnya data terjadi karena ada penggabungan atau merger sejumlah klaster BUMN hingga pemegang saham menutup sejumlah perusahaan karena tidak lagi beroperasi. Erick menilai hal ini wajar terjadi.

Karena itu, pihaknya akan melakukan sinkronisasi data yang ada di Kementerian BUMN dengan data milik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Erick Thohir akan memanggil Sekretaris Kementerian BUMN untuk memastikan data yang dimaksud.

"Nanti datanya kami sinkronisasikan supaya kita tidak membuang waktu, juga dengan data-data yang memang tidak diperlukan atau memang BUMN-nya sendiri sudah tutup. Hal-hal seperti ini yang kita coba lakukan. Maka jangan takut karena yang namanya penambahan atau pengurangan merupakan suatu hal yang wajar," ujarnya.

Sinkronisasi data usai pandemi Covid-19, lanjut Erick harus diperkuat. Sebab, integrasi data menjadi satu keniscayaan saat ini.

"Dengan kondisi pasca Covid-19, mau tidak mau data akan semakin transparan. Kita sekarang mau masuk ke mal saja sudah mulai menggunakan aplikasi PeduliLindungi," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini