Penguatan Dolar AS Tertahan Efek The Fed

Antara, Jurnalis · Kamis 09 September 2021 08:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 09 278 2468493 penguatan-dolar-as-tertahan-efek-the-fed-wY7SeZrqQx.jpg Penguatan Dolar AS Tertahan (Foto: Okezone.com)

Euro merosot sebelum pertemuan Bank Sentral Eropa pada Kamis waktu setempat. ECB dapat memperketat kebijakan lebih cepat daripada yang diperkirakan banyak orang karena tekanan inflasi dapat terbukti berkelanjutan, pembuat kebijakan ECB Robert Holzmann mengatakan dalam kontribusinya kepada Majalah Eurofi pada Rabu (8/9/2021).

Analis yang disurvei oleh Reuters memperkirakan pembelian obligasi PEPP (Program Pembelian Darurat Pandemi). "PEPP kemungkinan turun hingga 60 miliar euro per bulan dari 80 miliar saat ini, sebelum penurunan lebih lanjut awal tahun depan dan skema berakhir pada Maret.

Mata uang tunggal terakhir turun 0,13 persen menjadi 1,1823 dolar AS.

Greenback juga menguat terhadap dolar Kanada di tengah kekhawatiran bahwa prospek ekonomi global memburuk bahkan ketika bank sentral Kanada (Bank of Canada) terlihat melewati titik lemah dalam ekonomi domestiknya.

Sterling turun setelah pemerintah Inggris pada Selasa (7/9/2021) mengumumkan kenaikan pajak untuk mendanai pengeluaran kesehatan dan perawatan sosial.

Sementara itu, mata uang kripto berjuang untuk pulih dari kerugian besar pada Selasa (7/9/2021), ketika El Salvador menjadi negara pertama yang mengadopsi Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah dan beberapa platform perdagangan mengatakan mereka mengalami masalah kinerja.

Bitcoin turun 1,22 persen menjadi 46.283 dolar AS setelah tenggelam ke level 42.900 dolar AS pada Selasa (7/9/2021).

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini