Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bakal Dicaplok Emiten Pengelola RS Omni, Begini Respons RSGK

Aditya Pratama , Jurnalis-Jum'at, 10 September 2021 |13:09 WIB
Bakal Dicaplok Emiten Pengelola RS Omni, Begini Respons RSGK
Emiten RS Omni berencana beli saham RSGK (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) berencana membeli mayoritas saham PT Kedoya Adyaraya Tbk (RSGK). Atas aksi korporasi tersebut, RSGK mengaku telah menerima informasi terkait rencana pembelian saham.

Corporate Secretary Kedoya Adyaraya, Willy mengatakan bahwa informasi yang telah diterima Perseroan hingga saat ini adalah SAME telah mengirimkan surat secara tertulis yang menginformasikan bahwa sedang merencanakan dan dalam tahap negosiasi untuk melakukan pembelian atas mayoritas atau sekitar 66% saham yang ditempatkan dan disetor penuh dalam Kedoya Adyaraya.

Baca Juga: Dulu Rugi, Pengelola RS Omni Raup Laba Rp39,25 Miliar di Kuartal I

"Hingga saat ini Direksi PT Kedoya Adyaraya belum mengetahui atau mendapatkan informasi lebih lanjut terkait dengan hal ini," ujar Willy dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Jumat (10/9/2021).

Willy menambahkan, hingga saat ini belum ada dampak kejadian yang diketahui dari informasi atau fakta material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha emiten mengingat penerimaan pemberitahuan tersebut hanya menginformasikan adanya rencana pembelian atas mayoritas saham tersebut.

Baca Juga: Rogoh Rp581 Miliar, Emtek Caplok Saham RS Omni Hospital

"Belum ada informasi lanjutan yang diterima ataupun diketahui lebih lanjut terkait dengan kelanjutan rencana ini," kata dia.

Sebelumnya dikabarkan, Emiten Rumah Sakit OMNI, PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) sedang merencanakan dan dalam tahap negosiasi untuk melakukan pembelian atas mayoritas saham PT Kedoya Adyaraya Tbk (RSGK) dengan beberapa syarat pendahuluan yang harus dipenuhi terlebih dahulu.

Perseroan berencana membeli sekitar 66% saham yang ditempatkan dan disetor penuh dalam Kedoya Adyaraya. RSGK memiliki kegiatan usaha dalam bidang pelayanan kesehatan dan mengelola rumah sakit.

Adapun tujuan dari rencana akuisisi ini adalah untuk memperluas kegiatan usaha pelayanan kesehatan SAME di Indonesia. SAME merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang layanan kesehatan.

"Rencana akuisisi ini akan memperluas kegiatan usaha SAME dalam bidang pelayanan kesehatan dengan membangun dan mengelola rumah sakit di Indonesia," tulis manajemen SAME dikutip, Kamis (9/9/2021).

Diketahui, RSGK baru saja melaksanakan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) sebanyak 185.940.000 saham biasa yang dikeluarkan dari portepel Perseroan mewakili sebesar 20% dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan setelah penawaran umum perdana saham, yang ditawarkan kepada masyarakat dengan harga penawaran Rp1.720 per saham.

Perseroan dalam melaksanakan pengembangan usaha adalah dengan dilaksanakannya penguatan yang disertai dengan pengembangan sistem pelayanan kesehatan secara tepat dan efektif terhadap RS. Grha Kedoya dan RS. Grha MM2100 serta rumah sakit lain yang masuk dalam rencana pembangunan dan pengembangan di masa yang akan datang.

Adapun pemegang saham RSGK diantaranya; Medikatama yang menguasai sebesar 40% saham, PT Bestama Medikacenter Investama sebesar 22% saham, PT United Gramedo sebesar 18% saham, dan masyarakat sebesar 20% saham.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement