Presiden Jokowi Tugaskan Luhut Jadi Ketua Tim Bangga Buatan Indonesia

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Senin 20 September 2021 16:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 20 320 2474155 presiden-jokowi-tugaskan-luhut-jadi-ketua-tim-bangga-buatan-indonesia-bWwrkbJS9P.jpg Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Setelah presiden Jokowi menugaskan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sebagai ketua korrdinator PPKM Jawa- Bali dan penanganan garda terdepan penanganan danau prioritas, Presiden Joko Widodo kembali menunjuk Menko Luhut sebagai Ketua Tim Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI).

BBI merupakan gerakan untuk memperkuat branding produk-produk UMKM di dalam negeri dan memperluas akses pasar melalui penjualan digital.

Hal tersebut disampaikan pemerintah dengan dirilisnya terbitan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 15 tahun 2021 tentang Tim Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Tim Gernas BBI). Yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden.

Baca Juga: Menko Luhut: Pemerintah Akan Terus Memberlakukan PPKM

Sebagaimana dikutip dari keputusan tersebut, susunan lengkap Tim Gernas BBI yang diketuai Menko Marves Seperti diketahui, Menko Marinves saat ini adalah Luhut Binsar Pandjaitan.

Adapun tugas Luhut Binsar sebagai Ketua dan Tim Gernas BBI dijelaskan di Pasal 3. Berikut diantaranya:

Baca Juga: Harta Kekayaan Menko Luhut Naik Rp67 Miliar Jadi Rp745 Miliar

A. Melaksanakan kegiatan pencapaian target Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia yang selanjutnya disebut dengan Gernas BBI meliputi:

1. Peningkatan jumlah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah/Industri Kecil dan Menengah termasuk Pelaku Ekonomi Kreatif yang masuk dalam ekosistem digital.

2. Peningkatan jumlah penjualan atau transaksi pembelian produk lokal.

3. Peningkatan daya beli masyarakat, perluasan pasar, akses permodalan, pelatihan, pendataan, dan percepatan siklus ekonomi lokal melalui belanja produk lokal.

4. Stimulus ekonomi untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah/Industri Kecil dan Menengah termasuk Pelaku Ekonomi Kreatif Gernas BBI sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Tak hanya itu, BBi harus menyelaraskan program Gernas BBI dengan kampanye publik Gernas BBI, monitoring dan evaluasi pelaksanaan pencapaian target Gernas BBI dan melaporkan data perkembangan Gernas BBI.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini