Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menko Airlangga: Perintah Presiden Stok Vaksin Dihabiskan

Rina Anggraeni , Jurnalis-Senin, 20 September 2021 |17:40 WIB
Menko Airlangga: Perintah Presiden Stok Vaksin Dihabiskan
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto akan habiskan stok vaksin (Foto: Kemenko Perekonomian)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah terus meningkatkan vaksinasi Covid-19 di seluruh Indonesia. Hal ini dilakukan agar menciptakan herd imunity dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato mengatakan akan segera menghabiskan stok vaksin di tahun ini.

Baca Juga:  Catat! Ini Daftar Daerah Uji Coba Anak Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal

"Bapak presiden mengingatkan stok vaksin akan dihabiskan dan tidak ditahan," kata Airlangga dalam video virtual, Senin (20/9/2021).

Kata dia, nantinya vaksinasi akan dilakukan oleh TNI dan Polri. Serta sisanya akan dilakukan oleh dinas kesehatan. Hal ini tentu mewaspadai penambahan kasus Covid-19.

Baca Juga: Update Covid-19 di Indonesia Per 20 September 2021: Positif 4.192.695 Orang, 3.996.125 Sembuh & 140.634 Meninggal

"Masih ada resiko kasus penmabahan dan kita haeus berhati-hati dan waspada. Oleh karena itu alokasi vaksin, dinagi untuk TNI 25% lalu Polri 25% dan dinkes 50% baik kota dan provinsi," katanya.

Sebagai informasi, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kembali dilanjut pemerintah hingga 27 September mendatang. Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa perpanjangan PPKM kembali dilakukan guna menjaga momentum pengendalian pandemi virus Corona di tanah air.

Luhut mengatakan, PPKM akan terus dilaksanakan hingga seluruh indikator menunjukkan level yang aman.

"Seluruh pelaksanaan PPKM akan dievaluasi rutin secara mingguan dan keputusan perpanjangan atau penurunan level PPKM pada wilayah pulau Jawa dan Bali akan dilakukan setiap 2 minggu sekali dari semula seminggu sekali. Sementara wilayah lain di luar Jawa dan Bali akan ditetapkan tetap setiap 2 minggu sekali," tandasnya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement