Menko Luhut: Kebebasan Berpendapat Harus dengan Etika!

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Kamis 23 September 2021 08:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 23 320 2475568 menko-luhut-kebebasan-berpendapat-harus-dengan-etika-DvQraiV6Q5.jpg Menko Luhut (Foto: Tangkapan Layar Dokumen Kemenko Marves)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menemukan banyak sekali penyesatan opini, sebaran fitnah dan kebohongan serta tuduhan tidak mendasar yang dialamatkan kepada suatu orang atau lembaga yang disebar di media sosial.

"Beberapa kiriman tautan yang diberikan oleh kolega atau rekan saya via WhatsApp atau pun secara private chat terkait kabar kabar fitnah tak berdasar dialamatkan kepada beberapa menteri termasuk saya sendiri," kata Luhut melalui akun Instagramnya dikutip, Jakarta, Kamis (23/9/ 2021).

Atas masalah tersebut, Luhut mengakui tidak pernah mempermasalahkan pendapat orang lain terhadap dirinya karena memahami perbedaan.

“Saya tak pernah masalah bahwa perbedaan pendapat itu pasti ada inilah berkat Tuhan Yang Maha Esa yang sesungguhnya terlebih kita negara di demokrasi di mana kebebasan terdapat harus di hargai. Tetapi kita harus ingat bahwa kebebasan berpendapat dan berekspresi haruslah disertai etika dan bertanggung jawab," katanya.

 

Baca Juga: Menko Luhut: Saya Sangat Terbiasa dengan Kritik tapi...

“Berangkat dari hal tersebut keinginan saya amatlah sederhana Saya berharap sebagai bangsa yang bermartabat sudah sepantasnya kita menjunjung tinggi etika dan tanggung jawab pada saat mengemukakan pendapat dan ekspresi yang berdasar dibuat oleh mereka sendiri,” ujarnya.

Luhut menyampaikan setiap apa yang dilakukan selalu sudah sangat matang difikirkan hingga sampai pada satu kesimpulan bahwa dirinya berniat untuk mengajak seluruh masyarakat Indonesia terutama para generasi muda agar belajar menjadi warga negara yang baik.

“Segala pendapat dan ekspresi jika diutarakan kepada orang lain bersikap telah ksatria dengan meminta maaf. ketika merasa melakukan kesalahan baik melalui perkataan maupun perbuatan karena meminta maaf tidak lantas membuat kita menjadi rendah dan memberi maaf tidak lantas membuat kita menjadi lemah,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini