RI Punya Market Besar tapi Jadi Pertumbuhan Negara Asing, Erick Thohir: Yang Rugi Kita

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Rabu 13 Oktober 2021 10:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 13 320 2485523 ri-punya-market-besar-tapi-jadi-pertumbuhan-negara-asing-erick-thohir-yang-rugi-kita-67RunFpCON.png Erick Thohir (Foto: Instagram/@erickthohir)

JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, Indonesia akan rugi jika hanya menjadi mesin pertumbuhan ekonomi negara asing.

Sebab, Indonesia mempunyai market yang besar tapi hanya menjadi pasar produk negara lain.

"Sekarang semua pakai kosmetik Korea, kita bicara mengenai Indonesia dengan segala perbedaan kita itu menjadi kekuatan kita. Kalau kita punya market yang besar ini hanya menjadi pertumbuhan negara asing, negara lain yang rugi kita," ujar Erick dalam video pendek yang diunggah di akun Instagramnya, dikutip Rabu (13/10/2021).

Erick Thohir meminta masyarakat mengapresiasi produk-produk dalam negeri untuk mendorong pertumbuhan market-nya sendiri. Meski hanya 60 persen dengan 270 juta penduduk Indonesia, maka pasar dari produk Indonesia akan terbentuk. Hal itu yang dinamai sebagai community ekonomi.

Menurutnya, masyarakat Indonesia bisa seperti bangsa Korea yang kerap mengapresiasi hasil karya bengsanya sendiri.

"Kalau bangsa kita sendiri tidak mengapresiasi produk kita, seperti bangsa Korea, ya marketnya enggak akan tumbuh, akhirnya apa? People to people movement ini terjadi," katanya.

Untuk mendorong produk-produk lokal dari komunitas atau industri kreatif Tanah Air, Erick memastikan, perusahaan pelat merah terus mengambil perannya. Dimana, BUMN akan berkolaborasi melalui program dengan jejaring komunitas kreatif di seluruh Indonesia

"BUMN pun siap meneruskan kolaborasi program dan kegiatan dengan jejaring komunitas kreatif di seluruh Indonesia, untuk terus memajukan berbagai potensi kreativitas bangsa kita hingga mendunia," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini