Harga Emas Dekati USD1.800/Ounce, Naik 3 Hari Berturut-turut

Antara, Jurnalis · Jum'at 15 Oktober 2021 07:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 15 320 2486587 harga-emas-dekati-usd1-800-ounce-naik-3-hari-berturut-turut-Obim5m2upQ.jpg Harga Emas Naik. (Foto: Okezone.com/Reuters)

CHICAGO - Harga emas terus menguat hingga menyentuh level tertinggi dalam satu bulan terakhir di perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB). Harga emas naik tiga hari berturut-turut didorongpenurunan dolar dan imbal hasil obligasi AS.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, terdongkrak USD3,2 atau 0,18% menjadi USD1.797,90 per ounce. Sehari sebelumnya, Rabu (13/10/2021), emas berjangka melonjak USD35,4 atau 2,01% menjadi USd1.794,70.

Baca Juga: Harga Emas Naik Usai Imbal Hasil Obligasi AS Mundur

Kenaikan harga emas tampaknya mengabaikan laporan data tenaga kerja mingguan AS yang lebih baik. Di mana Departemen Tenaga Kerja AS mencatat bahwa klaim pengangguran awal AS turun 36.000 menjadi 293.000 yang disesuaikan secara musiman untuk pekan yang berakhir 9 Oktober.

"Pedagang dan investor akhirnya menyadari bahwa kenaikan inflasi, secara historis, bullish untuk logam, tidak peduli apa yang dilakukan Federal Reserve," kata Analis Senior Kitco Metals, Jim Wyckoff, dikutip dari Antara, Jumat (15/10/2021).

Baca Juga: Harga Emas Antam Naik Rp12.000, Ini Daftar Terbarunya

Wyckoff menambahkan, volatilitas lebih lanjut pada pasar saham di bulan ini juga memicu beberapa permintaan safe-haven untuk emas.

Sebenarnya, sentimen pasar secara luas tetap rapuh, karena krisis energi global memicu kekhawatiran bahwa lonjakan harga-harga yang dihasilkan dapat memperlambat pertumbuhan.

Harga produsen China mencatat rekor kenaikan tahunan bulan lalu dan harga konsumen AS juga meningkat, mengipasi kekhawatiran bahwa bank-bank sentral mungkin melepas stimulus mereka lebih cepat daripada yang diperkirakan.

Namun emas dianggap sebagai lindung nilai inflasi, pengurangan stimulus dan kenaikan suku bunga mendorong imbal hasil obligasi pemerintah naik, meningkatkan peluang kerugian memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Adapun harga logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 30,7 sen atau 1,32% menjadi USD23,477 per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari naik USd28,10 atau 2,74% menjadi USD1,052,30 per ounce.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini