Tarif Pengisian Baterai Mobil Listrik di RI Lebih Murah dari Belanda, Ini Daftar Lengkapnya

Oktiani Endarwati, Jurnalis · Jum'at 15 Oktober 2021 14:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 15 320 2486847 tarif-pengisian-baterai-mobil-listrik-di-ri-lebih-murah-dari-belanda-ini-daftar-lengkapnya-NssSv5xwFL.jpg Tarif Isi Baterai Mobil Listrik (Foto: Reuters)

JAKARTA - Tarif pengisian baterai mobil listrik di Indonesia lebih murah dibanding negara lain.

Saat ini, pemerintah telah memberikan berbagai insentif dalam rangka mempercepat pembangunan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Pemberian insentif tersebut antara lain insentif tarif curah sebesar Rp714/kWh untuk badan usaha SPKLU, dengan tarif penjualan maksimal Rp2.467 per kWh, serta keringanan biaya penyambungan dan/atau jaminan langganan tenaga listrik serta pembebasan rekening minimum selama dua tahun pertama untuk badan usaha SPKLU yang bekerja sama dengan PT PLN (Persero).

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan, tarif pengisian baterai per KWh yang ditetapkan di Indonesia tergolong lebih murah dibanding negara-negara di Eropa seperti Norwegia, Belanda, Denmark, Prancis, Swedia, Inggris, dan Jerman.

Baca Juga: Tarif Ngecas Kendaraan Listrik RI Termurah di Dunia, Ini Rinciannya

Misalnya di Norwegia, tarif pengisian mobil listrik sebesar Rp7.871 per kWh. Tarif ini lebih mahal dibandingkan Indonesia yang sebesar Rp2.466,78 per kWh. Perbandingan ini dilakukan dengan rata-rata nilai tukar senilai Rp14.850 per dolar AS.

"Artinya, dengan penggunaan mobil yang sama di negara tersebut, biaya isi ulang daya di Indonesia cukup dengan Rp2.466,78 per kWh," ujarnya dalam webinar, seperti dikutip, Jakarta, Jumat (15/10/2021).

Secara rinci, tarif fast charging di Belanda berkisar antara Rp7.128 – Rp10.692 per kWh. Kemudian Denmark sebesar Rp7.277 per kWh, Prancis berkisar antara Rp4.307 – Rp7.574 per KWh.

Selanjutnya, Swedia sebesar Rp5.792 per kWh, Inggris berkisar Rp3.119 – Rp7.277 per kWh, Jerman sebesar Rp8.316 – Rp13.662 per kWh, Swiss dan Estonia kisaran Rp2.970 – Rp7.722 per kWh, dan Austria sebesar Rp5.792 – Rp13.365 per kWh.

Sementara China lebih murah dengan kisaran Rp1.485 – Rp5.643, Kanada kisaran Rp3.119 – Rp4.158, dan Amerika Serikat kisaran Rp4.010 – Rp10.247.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini