Klinik dan Lab Tetap Untung meskipun Harga Tes PCR Turun

Sevilla Nouval Evanda, Jurnalis · Minggu 31 Oktober 2021 04:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 30 320 2494201 klinik-dan-lab-tetap-untung-meskipun-harga-tes-pcr-turun-F86qPa7Gpi.jfif Harga tes PCR di Jawa dan Bali turun jadi Rp275.000 (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Harga tes PCR terbaru diumumkan turun menjadi maksimal Rp275 ribu untuk daerah Jawa dan Bali. Sedangkan untuk daerah di luar itu, harga tertingginya dipatok Rp300 ribu.

Pemerintah menetapkan harga tertinggi PCR tersebut atas arahan Presiden Joko Widodo dan hasil evaluasi Kementerian Kesehatan dan pihak terkait.

Meski begitu, Randy Teguh sebagai Sekretaris Jenderal Perkumpulan Organisasi Perusahaan Alat-Alat kesehatan dan Laboratorium (Gakeslab) mengatakan, sejumlah pihak masih diuntungkan meski harga tes PCR turun.

Randy juga menyebut, harga-harga alat tes itu relatif transparan. Masyarakat dapat mengetahui harga alat tes PCR melalui laman e-katalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang atau Jasa Pemerintah. "Di sana semua ada, bisa tahu. Misalnya, produknya Bio Farma atau dari yang lain bisa dilihat juga. Ada yang Rp158 ribu, ada yang Rp300 ribu, dan sebagainya," kata Randy kepada MNC Portal Indonesia, Sabtu (30/10/2021).

Baca selengkapnya: Harga Tes PCR Turun Jadi Rp275.000, Klinik Masih Untung?

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini