Share

Ketika Presiden Jokowi Bentak Dirut Pertamina Gegara Proyek Kilang

Ahmad Hudayanto, Jurnalis · Senin 22 November 2021 03:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 21 320 2505194 ketika-presiden-jokowi-bentak-dirut-pertamina-gegara-proyek-kilang-GRHkwdspTR.jpg Jokowi (Foto: BPMI Setpres)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti lambannya proses investasi kilang minyak di Pertamina. Jokowi menilai, Pertamina terlalu nyaman menjalankan bisnis yang ada.

"Problemnya comfort zone, zona nyaman, zona rutinitas itu yang ingin kita hilangkan," kata Jokowi di YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (20/11/2021).

Hal tersebut yang kemudian menjadi salah satu penyebab mandeknya proyek pembangunan kilang minyak baru (Grass Root Refinery/GRR) di Tuban. Dan bahkan realisasi pembangunannya belum mencapai 5%.

Jokowi menyebutkan bahwa Pertamina tidak sigap ketika ditawarkan kerjasama pembangunan oleh Rosneft.

"Rosneft itu di Tuban ingin investasi. Saya ngerti Rosneft pengennya cepat, tapi kitanya nggak pengen cepat. Ini investasi besar sekali, Rp168 triliun, tapi realisasinya baru Rp5,8 triliun," ujar Jokowi

Jokowi juga menyinggung proyek kilang PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) yang belum juga selesai sejak dirinya menjabat presiden periode pertama. “Investasinya USD3,8 miliar, juga bertahun-tahun ini belum jalan-jalan juga," pungkasnya.

Padahal, jika TPPI selesai dibangun, Indonesia akan memiliki solusi untuk substitusi barang impor. "Saya ke sana terakhir, Bu Dirut cerita itu saya bentak, karena memang yang diceritain hal yang sama. Saya nggak mau dengar cerita itu lagi, sudah dengar dari cerita sebelumnya," ujarnya.

Baca Selengkapnya: Sedih Investasi Pertamina Rp168 Triliun Mandek, Jokowi: Dirut Cerita Saya Bentak

(dni)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini