Tanam Jagung di Janeponto, Jokowi Akui Stok Nasional Masih Kurang

Antara, Jurnalis · Selasa 23 November 2021 14:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 23 320 2506162 tanam-jagung-di-janeponto-jokowi-akui-stok-nasional-masih-kurang-ltrSaOB0Da.jpg Presiden Jokowi (Foto: Antara)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan para petani menanam jagung di Kabupaten Janeponto, Sulawesi Selatan.

“Bersama-sama melakukan penanaman jagung di area kabupaten ini seluas 1.000 hektare, dan kita harapkan di setiap hektarnya nanti muncul 6-7 ton dan di seluruh Provinsi Sulsel juga akan keluar 1,8 juta ton,” kata Presiden Jokowi dikutip Antara di Jakarta, Selasa (23/11/2021).

Baca Juga: Jokowi Tugasi Luhut hingga Erick Thohir Cari Skema Biayai Transisi Energi Fosil ke EBT

Presiden mengatakan kebutuhan jagung secara nasional memang masih belum mencukupi. Karena itu, ia mengharapkan semakin banyak petani yang menanam jagung agar kebutuhan domestik terpenuhi dan tak perlu lagi impor.

Presiden juga menyebut harga jagung saat ini cukup baik bagi para petani.

Baca Juga: Jokowi Minta Geopark di Indonesia Dijaga Kelestariannya

“Saya tanya ke petani, berapa per kilogram, sudah mencapai di sini Rp4.000 (per kilogram), tetapi kalau harganya terlalu tinggi, yang seneng petani, tapi para peternak ayam daging, (peternak) ayam telur pasti akan mengeluh karena harga pakan ternaknya jadi tinggi,” kata Presiden.

Ia mengatakan memang perlu adanya keseimbangan mengenai harga jagung yang dapat menguntungkan petani dan juga peternak. Hal itu bisa dilakukan jika produksi jagung secara nasional sudah mencukupi kebutuhan.

“Memang dua hal yang harus bisa seimbang, petani diuntungkan, tapi peternak yang juga diuntungkan Inilah yang kita cari keseimbangannya, kalau produksi nasionalnya tercukupi,” ujar Presiden Jokowi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini