Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

IBC Ingin Akuisisi Produsen Mobil Listrik Jerman, Ahok: Tidak Layak

Suparjo Ramalan , Jurnalis-Jum'at, 26 November 2021 |13:22 WIB
IBC Ingin Akuisisi Produsen Mobil Listrik Jerman, Ahok: Tidak Layak
Ahok (Foto: Instagram/@btp)
A
A
A

JAKARTA - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok ikut mengomentari rencana Indonesia Battery Corporation (IBC) yang akan mengakuisisi saham produsen mobil listrik asal Jerman, StreetScooter.

Ahok menilai rencana itu tidak masuk akal. Rencana akuisisi tersebut akan dilakukan Odin Automotive, anak usaha Indonesia Battery Corporation (IBC).

Namun, Ahok mencatat proses pengambilalihan saham StreetScooter tidak layak untuk membangun ekosistem kendaraan listrik dalam negeri.

"Menurut saya tidak layak untuk bisa kembangkan ekosistem EV (Electric Vehicle)," ujar Ahok saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Jumat (26/11/2021).

Baca Juga: Ada IBC, RI Targetkan Produksi Baterai 140 GWh pada 2030

Ahok menilai, seharusnya IBC memperkuat kerja sama dengan produsen asal Korea Silatan (Korsel), Hyundai. Alasannya, Hyundai sudah memiliki pabrik mobil di Indonesia dan mulai memasarkan mobil listrik di dalam negeri.

Selain itu, ada Wuling Motors, produsen mobil asal China yang menggenjot mobil listrik untuk market global. Sedangkan, di Indonesia ada ITS yang memproduksi mobil listrik untuk pasar UMKM.

"Lebih baik dengan Hyundai dan lagi yang sudah kerjaama, dan Hyundai sudah ada disini pabriknya dan mulai pasarkan mobil listrik. Juga ada Wuling dan juga ITS udah ada jualan mobil listrik UMKM," ujarnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement