Perkampungan yang terletak di tepi Pegunungan Seribu ini menjadi destinasi wisata edukatif yang menarik. Banyak wisatawan dari dalam maupun luar daerah yang penasaran dengan keunikannya.
Banyaknya pengunjung yang datang dimanfaatkan oleh warga setempat untuk mencari rezeki. Contohnya dengan berjualan makanan dan minuman seperti yang dilakukan oleh Sipur. Ada juga yang menyediakan jasa jeep wisata, homestay, serta out bond.
Namun, pandemi Covid-19 berdampak pada jumlah pengunjung yang datang. Jika sebelum pandemi pengunjung yang datang bisa mencapai beberapa rombongan, selama pandemi, jumlah pengunjung menurun drastis.
“Sebelum pandemi banyak yang datang ke sini. Selama pandemi jadi sepi. Pengunjung paling hanya sekedar pesepeda yang mampir. Hari Minggu pun tetap sepi pengunjung”, kata Sipur. Ia pun berharap pandemi segera usai sehingga pengunjung bisa kembali normal dan perekonomian warga sekitar bisa pulih seperti sebelumnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.