JAKARTA – Merah Putih Fund akan diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 17 Desember 2021. Dana awal Merah Putih Fund yang digunakan untuk mendanai soonicorn (soon to be unicorn) mencapai USD 300 juta atau setara Rp4,3 triliun.
Jumlah tersebut diproyeksikan akan terkumpul hingga kuartal III-2022 mendatang. Menteri BUMN Erick Thohir mencatat salah satu tujuan Merah Putih Fund adalah mendorong pendanaan soonicorn agar menjadi unicorn.
Baca Juga: Jokowi Resmikan Merah Putih Fund 17 Desember, Erick Thohir Pastikan Melantai di Bursa
"Makanya Tadi, kita akan masuk di perusahaan soonicorn menuju unicorn," ujar Erick dalam konferensi pers Akselerasi Digital, Rabu (15/12/2021).
Lantas berapa jumlah soonicorn yang dibutuhkan pemerintah untuk menjadi unicorn? CEO Mandiri Capital Indonesia Eddi Danusaputro menjelaskan, saat ini belum bisa memastikan jumlah calon perusahaan rintisan yang dibutuhkan untuk mendapat pendanaan.
Baca Juga: Erick Thohir: Presiden Jokowi Luncurkan Merah Putih Fund Pekan Depan
Meski begitu, dia memastikan pendanaan Merah Putih Fund akan diberikan kepada calon startup yang memenuhi syarat yang sudah ditetapkan pemerintah.
"Berapa jumlah soonicorn, ya kita belum bisa bilang, kita gak bisa memaksakan oh harus 1, harus 10, harus 15. Kita harus mencari yang berkualitas, jadi kita belum tahu persis berapa karena ujung- ujungnya akan kembali lagi memenuhi kriteria besar," ungkap Eddi.