Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jokowi: Rakyat Desa Jangan Hanya Jadi Penonton saat Hasil Tambangnya Diambil

Fahreza Rizky , Jurnalis-Senin, 20 Desember 2021 |12:38 WIB
Jokowi: Rakyat Desa Jangan Hanya Jadi Penonton saat Hasil Tambangnya Diambil
Jokowi (Foto: BPMI Setpres)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) minta ke BUMN dan swasta untuk melibatkan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) dalam kegiatan mereka. Dengan begitu, rakyat di desa tidak boleh lagi hanya menjadi penonton saat hasil buminya diambil oleh industri.

"Jangan yang di desa hanya jadi penonton, lalu lalang truk, hasil-hasil perkebunan yang gede-gede rakyat hanya menonton, melihat, melihat tambang diambil keluar dari desa, rakyat hanya melihat saja, libatkan, nanti saya sampaikan dengan tegas melibatkan BUM Desa dalam kegiatan mereka," ucap Jokowi saat meluncurkan Sertifikat Badan Hukum BUM Desa dan Peresmian Pembukaan Rakornas BUM Desa di Jakarta, Senin (20/12/2021).

Baca Juga: Jokowi: BUM Desa Jangan Sampai Matikan Usaha Rakyat!

Jokowi memberikan contoh ada desa di Kalimantan Timur yang bisa mengekspor lidi. Desa tersebut tepatnya ada di Kutai Kartanegara. Lidi tersebut berasal dari kelapa sawit dan nipah. Selain itu ada juga produk arang kayu halaban.

"Bagu sekali, bisa melompat, ini namanya melompat, karena bukan hanya berjualan domestik (tapi) bisa masuk ke pasar ekspor," kata Jokowi.

Jokowi berujar saat ini peluang masuk ke pasar ekspor dari sektor pertanian sangat gampang sekali. Dia mencontohkan setiap daerah memiliki kopi asal daerahnya masing-masing. Kemudian juga punya buah-buahan. Dengan beragam potensi itu seharusnya bisa masuk ke pasar ekspor. Hanya saja kualitas produknya harus ditingkatkan lebih baik lagi.

"Saya kemarin kaget ke Kabupaten Ngawi ada satu orang petani muda menghasilkan alpukat gede-gede sekali dengan kultur jaringan dengan tissue kultur, pisang juga gede-gede sekali seeperti ini yang harus dikejar BUM Desa dan BUM Desa bersama kalau kualitasnya seperti itu sangat gampang sangat mudah untuk menekspor," kata Jokowi.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement