Share

Harga Cabai Meroket Bikin Petani Tersenyum, Bisa Bayar Utang dan Menabung

Avirista Midaada, Jurnalis · Rabu 22 Desember 2021 12:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 22 320 2520878 harga-cabai-meroket-bikin-petani-tersenyum-bisa-bayar-utang-dan-menabung-wyRxXjf56o.jpg Petani Cabai Sumringah dengan Kenaikan Harga. (Foto: Okezone.com/Avirista)

BOJONEGORO - Petani cabai sumringah karena harga cabai menjelang Natal dan Tahun Baru mengalami tren kenaikan. Hal ini seperti dirasakan petani cabai di Kabupaten Bojonegoro.

Biasanya harga cabai di Kabupaten Bojonegoro hanya berkisar Rp10 ribu per kilogramnya. Namun kini, di masa jelang akhir tahun melonjak hingga dua kali lipat.

Baca Juga: Bun, Harga Cabai Hari Ini Turun Jadi Rp29 Ribu/Kg

Seorang petani cabai di Desa Kalicilik Sukosewu Indro mengungkapkan, tahun ini hasil panen menggembirakan. Untuk 1 kg cabai bisa terjual Rp20 ribu yang dibeli oleh pengepul.

"Dan jika musim hujan ini harga cabai semakin melonjak dikarenakan cabainya banyak rontok,” kata Indro, saat dikonfirmasi, pada Rabu (22/12/2021).

Baca Juga: Harga Sembako Naik, Minyak Goreng Dijual Rp19.641 dan Cabai Rp87.145/Kg

Dirinya bersyukur bila kenaikan harga cabai di pasaran berimbas langsung padanya. Ia bercerita, modal awal penanaman cabai habis Rp7 juta, namun sekarang jika dihitung, hasil jual sudah mencapai Rp19 juta dalam 11 panen.

“Alhamdulilah untung yang sangat besar. Karena biasanya 1 kilogram gram cabai hanya dibeli Rp10 ribu ke bawah, untuk sekarang ini harga termahal yang saya dapat,” ungkapnya.

Kenaikan harga cabai membuatnya bisa membayar utang dan menabung. Padahal biasanya hasil panennya dirasa masih belum bisa disisihkan untuk ditabung.

“Saya juga bisa menabung untuk masa tua saya,” terangnya.

Panen tahun ini, memang sungguh luar biasa. Banyak para petani yang sangat antisius untuk bertanam cabai, dikarenakan harga cabai selalu naik dalam akhir tahun dan pada petani banyak diuntungkan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini