Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Merek Vaksin Booster Kantongi Izin BPOM, Menko Airlangga: Dimulai Januari-Maret 2022

Michelle Natalia , Jurnalis-Senin, 10 Januari 2022 |16:47 WIB
5 Merek Vaksin Booster Kantongi Izin BPOM, Menko Airlangga: Dimulai Januari-Maret 2022
Vaksin Covid-19 (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Penyuntikan vaksin Covid-19 dosis ketiga atau booster akan dilakukan mulai 12 Januari hingga Maret 2022.

"Diharapkan Januari-Maret vaksinasi dosis ketiga bisa dilaksanakan," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers PPKM di Jakarta, Senin (10/1/2022).

Baca Juga: Ingat Ya! Dimulai 12 Januari, Vaksin Booster Gratis bagi Peserta BPJS Kesehatan

Airlangga menjelaskan, pemerintah sudah mempersiapkan vaksin booster. "Beberapa yang sudah mendapatkan EUA dari BPOM adalah CoronaVac, Pfizer, AstraZeneca, Moderna, dan Zifivax terkait dengan program suntikan ketiga," ungkap Airlangga.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi), sambung Airlangga, menggarisbawahi terkait pengembangan vaksin mandiri.

"Dan dilaporkan vaksin Merah Putih ada beberapa yang sudah masuk dalam tahap uji coba seperti kerja sama UNAIR dengan Biotis, dan juga terkait dengan vaksin BUMN dengan Baylor yang akan masuk ke tahap uji coba. Terkait perkembangan vaksin Nusantara, ini tentunya akan terus didorong dan ini diterapkan di rumah sakit, dan treatmentnya akan sedikit berbeda karena ini immunotherapy dan dalam bentuk alat-alat kesehatan," kata Airlangga.

Di sisi lain, monitoring daripada angka reproduksi kasus COVID-19 masih di bawah 1, masih 0,99. "Dan dilihat dari segi kasus aktif di luar Jawa sebesar 36,87% atau 2.252 dari kasus nasional yang totalnya 6.108 kasus," ujar Airlangga

Dia mengatakan bahwa pencapaian daripada vaksinasi di luar Jawa ada beberapa provinsi yang masih di bawah 60%. Terkait kesiapan untuk persiapan MotoGP yang akan ditonton oleh mendekati 64 ribu orang, kota-kota di Mataram sudah siap dengan vaksinasi dosis kedua yang sudah 78%, dengan rincian Lombok Barat 57,9%, Lombok Tengah 61%, Lombok timur 57%, dan Lombok Utara 69%.

(Dani Jumadil Akhir)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement