Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

802 Kasus Omicron di Indonesia, Menko Luhut: Didominasi Pelaku Perjalanan Luar Negeri

Azhfar Muhammad , Jurnalis-Rabu, 12 Januari 2022 |09:51 WIB
802 Kasus Omicron di Indonesia, Menko Luhut: Didominasi Pelaku Perjalanan Luar Negeri
Kasus Virus Omicron di Indonesia Meningkat. (Foto: okezone.com/timesofindia)
A
A
A

JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan angka kasus virus Omicron telah teridentifikasi di 150 negara dan menimbulkan gelombang baru di Indonesia hingga 802 kasus.

Menko Luhut menilai penyumbang utama dari kasus varian baru Covid-19 Omicron tersebut adalah didominasi oleh pelaku perjalanan luar negeri atau PPLN.

Baca Juga: WHO Peringatkan Kita Tidak Siap Perlakukan Covid-19 seperti Flu

“Hari ini jumlah kasus mencapai 802 kasus, tetapi sebagian masih disumbangkan oleh PPLN,” kata Menko Luhut dalam keterangan resmi yang diterima MPI, Rabu (12/1/2022).

Menko Luhut merinici jumlah kasus tersebut Dari 537 kasus yang ada di Jakarta, 435 kasus berasal dari pelaku perjalanan luar negeri.

Baca Juga: AS Pecah Rekor Pasien Rawat Inap Covid-19 di RS

“Oleh karenanya, Pemerintah sekali menghimbau masyarakat untuk tidak bepergiran dulu keluar negeri dalam 2-3 minggu depan,” urainya.

Menurut Menko Luhut, Indonesia bukan tidak mungkin dapat mengalami hal yang sama atas adanya lonjakan gelombang virus Omicron.

“Kita harus tetap waspada dan terus bekerja sama. Kita harus bersatu padu menghadapi musuh bersama variant Omicron. Karena hanya dengan bersatu, kita bisa mengatasi gelombang baru dan keluar dari pandemi Covid-19 ini,” pungkanya.

Sebagai informasi, Luhut Menilai kasus virus Omicron di Indonesia diproyeksikan akan menghadapi puncak gelombang yang akan terjadi pada awal Februari.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement