JAKARTA— Menteri Koordinator Maritim dan investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan wisma yang tadinya untuk karantina pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) akan dipersiapkan isolasi terpusat (isoter). Hal tersebut seiring dengan kebutuhan isoter yang diprediksi meningkat untuk kasus konfirmasi positif OTG dan bergejala ringan.
“Wisma yang tadinya digunakan untuk karantina PPLN akan dipersiapkan untuk isolasi terpusat (isoter) seiring dengan kebutuhan isoter yang diprediksi meningkat untuk kasus konfirmasi positif OTG dan bergejala ringan,” Kata Menko Luhut Binsar dalam evaluasi PPKM, Senin (31/1/2022).
Baca Juga: Menkes Imbau Pasien Omicron Saturasi Oksigen di Atas 95% Dirawat di Rumah Saja
Menko Luhut mengatakan karakteristik Omicron yang berbeda dengan Delta, strategi penanganan pandemi yang digunakan juga perlu dilakukan penyesuaian.
“Jadi yang tadinya fokus pada menekan laju penularan menjadi fokus pada menekan rawat inap RS dan tingkat kematian,” tambahnya.
Baca Juga: Luhut Minta Tes PCR Apabila Ada Gejala Flu dan Batuk
Untuk itu, strategi level PPKM juga menurut Luhut perlu diubah. Pemerintah tetap akan menggunakan 6 indikator yang menjadi standar dari WHO.
“Akan tetapi akan memberikan bobot lebih besar dalam penentuan level kepada indikator rawat inap di RS. Langkah ini dilakukan salah satunya sebagai insentif kepada Pemerintah Daerah untuk mendorong pasien yang tidak bergejala atau OTG dan bergejala ringan,” pungkasnya.
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.