Share

Menteri ESDM Ungkap 3 Isu Penting Transisi Energi di Presidensi G20

Athika Rahma, Jurnalis · Kamis 10 Februari 2022 11:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 10 320 2545064 menteri-esdm-ungkap-3-isu-penting-transisi-energi-di-presidensi-g20-DHIOj9X4pv.jpg 3 Isu Penting Transisi Energi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri ESDM Arifin Tasrif mengungkapkan tiga isu penting yang akan menjadi fokus pembahasan dalam momen presidensi G20. Tiga isu ini yang akan mendorong target Indonesia mencapai nol persen emisi (Net Zero Emission/NZE) pada 2060 mendatang.

"Transisi energi ini mengangkat 3 isu prioritas yaitu akses, teknologi, dan pendanaan. Diharapkan memberi hasil persidangan yang lebih konkret untuk percepatan transisi energi," ujar Arifin dalam cara Peluncuran Transisi Energi G20, Kamis (10/2/2022).

Isu akses mengarah kepada energi yang terjangkau, andal, berkelanjutan, dan modern untuk semua, terutama energi untuk elektrifikasi dan memasak bersih.

Isu teknologi difokuskan untuk membangkitkan lebih banyak energi dengan cara yang lebih efisien atau dengan cara baru. Penyimpanan energi akan menjadi salah satu topik yang diangkat dalam topik teknologi, termasuk sistem energi rendah karbon, pembangunan industri bersih, integrasi energi terbarukan hingga efisiensi energi.

Terakhir dan yang paling penting, isu pendanaan. Transisi energi membutuhkan proyek-proyek baru hingga investasi baru agar pembangkit listrik bersih dapat berkembang secara masif.

Arifin menjelaskan, Indonesia meminta dukungan negara-negara lain dalam agar transisi energi ini berjalan dengan lancar. Bukan hanya untuk Indonesia, namun bagi negara-negara anggota KTT G20 dan pemangku kepentingan terkait.

"Kami mohon dukungannya untuk kita bisa saling bersinergi untuk bisa mensukseskan pilar transisi energi sekaligus memperkuat semangat transisi energi yang berkelanjutan di masing-masing forum G20," tutup Arifin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini