JAKARTA — Bisnis travel dan tour di Indonesia nampaknya kembali bermuram melihat lonjakan Covid-19 kembali terjadi di Indonesia.
Varian baru Covid-19 Omicron kini membuat sektor pariwisata terdampak lagi.
Namun, Ketua Umum PP Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Pauline Suharno mengatakan, para pelaku wisata menilai positif kebijakan pemberlakuan PPKM Level 3 oleh Pemerintah.
“Tentu kita merasa harap-harap cemas ya dari tahun lalu, mulanya optimis sih ya namanya travel agent namanya juga pelaku usaha travel meihat sudah mulai ada nih tahun lalu terlihat, transaksi mulai ada dan kenaikanya pun konsisten walaupun belum terlalu signifikan,” Pauline dalam program Market Review IDX channel, Jumat (11/2/2022).
BACA JUGA:Dear Traveler, Ini Aturan Perjalanan saat PPKM Jabodetabek Level 3
Pauline menjelaskan, pelaku usaha berharap lonjakan kasus Covid-19 kembali melandai.
“Kita lihat positif omicron ini negatifnya lebih cepat, dibanding kasus varian delta dari 11 ke 21 recovery penyembuhannya, jadi kelihatannya omicron 7-10 hari dan relatif dengan gejala ringan sehingga baik,” jelasnya.
BACA JUGA:Mau Traveling Bareng Anak, Ini Barang-Barang yang Harus Dibawa!
Dia juga mengaku lega, meski ada kenaikan level tapi pemerintah tak menerapkan pembatasan perjalanan ke luar kota.
“Untungnya ketika pemerintah terapkan lagi, tak ada bagasan perjalanan ke luar kota maupun provinsi sehingga dari sisi perjalanan meski ada penurunan tapi masih ada pergerakan masyarakat,” tambahnya.
“Januari-Februari adalah low season kebanyakan memang mereka yang melakukan perjalanan mencari harga yang paling rendah tapi dengan adanya omicron ini memang menjadi harap-harap cemas dan kembali terdampak, tapi semoga tidak parah seperti sebelumnya,” harapnya.
(Dani Jumadil Akhir)