Devin pun menegaskan kalau serangan itu tidak berasal dari situs web OpenSea, berbagai sistem daftarnya, atau email apa pun dari perusahaan.
Laju serangan yang cepat dan mengambil ratusan transaksi dalam hitungan jam menunjukkan beberapa vektor umum, tetapi sejauh ini tidak ada tautan yang ditemukan.
“Kami akan terus memberi anda informasi terbaru saat kami mempelajari lebih lanjut tentang kejadian sebenarnya dari serangan phishing,” kata Finzer di Twitter. “Jika Anda memiliki informasi spesifik yang dapat berguna, silakan DM @opensea_support," katanya.
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.