JAKARTA - Pertamina menanggapi soal kabar kenaikan harga avtur.
Diketahui, harga minyak mentah dunia tengah dibayang ketidakpastian.
Hal ini berdampak pada kenaikan harga komoditas energi seperti BBM, LPG hingga avtur.
Pjs Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting mengatakan, harga avtur memang disesuaikan secara berkala setiap 2 minggu. Hal ini juga sudah dipahami oleh maskapai.
"Sudah rutin penyesuaiannya setiap 2 minggu. Jadi maskapai juga sudah paham kalau penyesuaiannya berkala," ujar Irto kepada MNC Portal Indonesia, Jumat (11/3/2022).
BACA JUGA:Kini Harga Tiket Pesawat Bakal Naik Imbas Perang Rusia-Ukraina
Dikutip dari data Pertamina, harga avtur ditetapkan secara berbeda tiap wilayahnya.
Misalnya, pada periode 1-14 Maret, harga avtur di Bandara Soekarno Hatta untuk penerbangan internasional dipatok USD76,9 sen per liter dan avtur penerbangan domestik ditetapkan Rp11.967,65 per liter.
Ini meningkat dari harga avtur penerbangan internasional di periode 12-28 Februari yang dipatok USD75,4 sen per liter dan avtur penerbangan domestik Rp11.746,95 per liter.
Sebagai informasi, pada hari Kamis (11/3/2022) waktu setempat, harga minyak mentah berjangka Brent untuk kontrak Mei susut 1,6% menjadi USD 109,33 per barel.
Untuk minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk kontrak April turun 2,5% menjadi USD 106,02 per barel.
Harga minyak ini turun setelah Rusia berjanji memenuhi kewajiban untuk memasok minyak.
(Zuhirna Wulan Dilla)