Share

Pedagang Takjil Benhil Naikkan Harga Imbas Minyak Goreng Mahal

Athika Rahma, MNC Portal · Minggu 03 April 2022 18:47 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 03 320 2572521 pedagang-takjil-benhil-naikkan-harga-imbas-minyak-goreng-mahal-mcX71q5THH.jpg Pedagang takjil di Benhil naikkan harga imbas minyak goreng mahal. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Sejumlah pedagang takjil di kawasan Pasar Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat menaikkan harga jual dagangan mereka di tengah meroketnya harga minyak goreng.

Salah satu pedagang takjil bernama Marti (50) mengaku dirinya biasa menjual aneka gorengan seperti tahu goreng, martabak telur, hingga bakwan seharga Rp2.000 untuk satu jenisnya.

"Ini Rp2.500 semua (gorengan). Sekarang minyak udah ampun-ampunan naiknya, mau gak mau ini," ujarnya saat ditemui MNC Portal Indonesia, Minggu (3/4/2022).

 BACA JUGA:Raup Cuan di Bulan Ramadan, Coba Jualan Takjil Unik Ini

Senada dengan Marti, penjaja takjil lainnya, Nur (23) juga menaikkan harga dagangan mereka. Risol bihun dan tempe goreng dihargai Rp5.000 untuk 3 jenis

"Semua yang goreng-goreng mau nggak mau naik harganya. Kecuali nih lontong isi nggak, minuman masih Rp5.000," katanya.

Meski harganya naik, nyatanya lapak Marti dan Nur masih diserbu warga.

 BACA JUGA: Asyik, Pasar Takjil di Malang Diizinkan Jualan Selama Ramadan

Kawasan Pasar Benhil memang dikenal sebagai 'surga'nya jajanan pasar dan takjil selama bulan Ramadan.

"Alhamdulillah mungkin pembeli ngerti ya karena minyak masih mahal, awal-awal kita ribut sendiri, ini minyak gimana, tapi ujungnya terima aja, mau gimana lagi," kata Nur.

(ZWD)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini