Share

Sempat Terhantam Pandemi, Penjualan Alat Tulis Faber-Castell Naik 30% di 2021

Athika Rahma, MNC Portal · Sabtu 09 April 2022 13:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 09 320 2576060 sempat-terhantam-pandemi-penjualan-alat-tulis-faber-castell-naik-30-di-2021-SJU2phnx5N.JPG Penjualan Faber-Castell naik 30% di sepanjang 2021. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Produsen alat tulis Faber-Castell berhasil meningkatkan penjualan produk hingga 30% sepanjang 2021.

CEO Faber-Castell AG Stefan Leitz mengatakan, capaian ini merupakan hal yang membanggakan mengingat pandemi Covid-19 menghantam hampir seluruh sektor bisnis selama dua tahun ke belakang.

"Kita mengalami kenaikan penjualan secara global, bahkan lebih tinggi dari pencapaian sebelum pandemi. Tahun 2021, kita mencapai 15% (peningkatan penjualan) secara global dan 30% di Indonesia," ujar Leitz dalam media briefing di Jakarta, Sabtu (9/4/2022).

 BACA JUGA:Produsen Alat Tulis Jamin Kualitas Tinggi tapi RI Masih Suka Impor?

Leitz mengatakan, pertumbuhan bisnis global didukung oleh penjualan online yang meningkat di beberapa negara seperti Australia, Eropa, dan Amerika Serikat, demikian pula di Indonesia.

Di masa pandemi, masyarakat memiliki waktu luang yang lebih banyak karena penerapan kerja dari rumah (WFH).

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Sehingga banyak yang menghabiskannya dengan melakukan hobi mereka, salah satunya menulis dan menggambar dengan pensil.

Namun, tidak dipungkiri bahwa selama tahun 2021, penjualan produk Faber-Castell di beberapa negara terkontraksi karena banyaknya penutupan sekolah dan kantor imbas pandemi.

 BACA JUGA:Pasukan Elite Kala Sakti Bagikan Pakaian dan Alat Tulis untuk Warga Papua di Perbatasan

"Pengaruhnya juga tidak hanya karena toko tutup, tapi adanya depresiasi mata uang di Amerika Latin," ungkapnya.

Dia berharap ke depannya, Faber-Castell akan berinvestasi lebih banyak di pabrik yang sudah berdiri untuk meningkatkan kinerja ekspor dan keberlanjutan produk.

"Kita juga akan berinvestasi di berbagai startup di bidang kreativitas dan edukasi," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini