JAKARTA - Daftar orang kaya Indonesia yang raup cuan di sektor transportasi menarik untuk diketahui. Kini sektor transportasi kembali hidup usai babak belur dihantam pandemi Covid-19.
Sektor transportasi kembali bergairah ditopang pemulihan ekonomi hingga diizinkannya mudik Lebaran 2022.
Berikut orang kaya Indonesia di sektor transportasi seperti dirangkum MNC Portal Indonesia, Jakarta, Senin (11/4/2022).
Purnomo Prawiro
Purnomo Prawiro merupakan pendiri perusahaan taksi Blue Bird. Dia bersama ibu dan saudaranya mendirikan usaha tersebut pada 1972. Saat itu, ia hanya mempunyai 25 mobil taksi. Namun saat ini Blue Bird telah mempunyai ribuan mobil taksi. Hal ini membuat Blue Bird menjadi salah satu perusahaan taksi terbesar di Indonesia.
Baca Juga: Ini Dia Crazy Rich Pemilik Jalan Tol di Indonesia, Hartanya Tembus Rp139 Triliun
Berdasar data Forbes 2014, harta kekayaannya mencapai USD1,3 miliar. Pada November 2021, pria kelahiran Jakarta, 18 Oktober 1949 ini memborong saham PT Blue Bird Tbk (BIRD) senilai Rp6,07 miliar. Purnomo membeli 4.055.200 lembar atau 4,05 juta saham. Blue Bird saat ini dijalankan oleh putrinya, Noni Purnomo.
Nadiem Makarim
Nadiem Makarim merupakan pengusaha Indonesia yang saat ini menjabat sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Sebelum menjadi menteri, Nadiem merupakan pendiri Gojek yang masuk dalam daftar orang terkaya di Indonesia versi Globe Asia pada 2018. Pada 2018, Nadiem mempunyai kekayaan USD100 juta.
Pria kelahiran Singapura, 4 Juli 1984 ini merintis usahanya dari bawah. Latar belakang Nadiem mendirikan Gojek adalah kondisi lantaran lalu lintas di Jakarta yang semakin padat. Untuk memberikan solusi transportasi kepada masyrakat, pada 2011 Gojek pun didirikan.
Nadiem beralasan, ojek mempunyai kecepatan yang tinggi dibanding dengan kendaraan lain. Saat ini, Gojek tak hanya menyediakan layanan transportasi saja. Nadiem telah merambah bidang lainnya, seperti jasa pengantaran makanan atau GoFood, GoShop, GoMart, dan lain-lain.
Haryanto
PO Haryanto dikenal sebagai perusahaan yang menyediakan layanan transportasi bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di Pulau Jawa. PO ini didirikan pada 2002 oleh Haji Haryanto yang berasal dari Kudus, Jawa Tengah.
Bisnis transportasi bus ini dibangun Haji Haryanto usai purnatugas di Batalyon Artileri Pertahanan Udara Ringan 1/Kostrad TNI Angkatan Darat, Tangerang. Awalnya, Haryanto mempunyai lima bus namun busnya saat ini sudah mencapai 300 lebih bus.
Selain itu, PO Haryanto mempunyai 2.000 pegawai. Saat ini, bisnis PO Haryanto ini dijalankan oleh sang putra, Rian Mahendra. Menurut Rian, PO Haryanto yang telah mempunyai armada sebanyak 300 bus ini beraset Rp600 miliar.
(Dani Jumadil Akhir)