JAKARTA - Pemerintah bercita-cita untuk menerapkan prinsip-prinsip industri hijau di seluruh perusahaan di Indonesia.
Namun, Pejabat Fungsional Analis Kebijakan Pada Pusat Industri Hjau Kementerian Perindustrian, Sri Gadis Pari Bekti mengatakan masih banyak tantangan berat untuk Indonesia menjadi Industri hijau.
"Di dinas-dinas sudah mulai pembinaan terkait penerapan industri hijau, jadi ini memang penting, untuk itu kita perlu campaign, bimtek, hingga pendampingan," ujar Sri Gadis dalam Market Review IDXChannel, Kamis (14/4/2022).
BACA JUGA:Luhut Buka-bukaan Alasan RI Bangun Kawasan Industri Hijau Terbesar Dunia
Dia menyebut dari sisi teknologi juga belum mendukung untuk menciptakan industri hijau.
Menurutnya, yang penting adalah kemampuan sumber daya dan kompetensi industri itu sendiri.
BACA JUGA:Menko Luhut Tegaskan Proyek Kawasan Industri Hijau Murni Bisnis, Tanpa APBN
Sehingga diharapkan transisi bukan hanya di sektor energi namun juga terjadi di sektor Industri.
"Kita perlu bahan baku yang ramah lingkungan, oleh sebab itu fasilitasi daur ulang limbah juga diperlukan," pungkasnya.
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.