Share

Bolehkah Pekerja yang Cuti Melahirkan di-PHK? Ini Kata Kemnaker

Tim Okezone, Okezone · Sabtu 23 April 2022 18:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 23 320 2583872 bolehkah-pekerja-yang-cuti-melahirkan-di-phk-ini-kata-kemnaker-NZ7RK5Yzl7.JPG Cuti melahirkan tidak boleh di-PHK. (Foto: Freepik)

JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan menjelaskan soal pekerja perempuan yang sedang cuti melahirkan.

Dikutip dari akun Instagram resmi @kemnaker pada Kamis (21/4/2022), dalam pasal 153 ayat (1) huruf e Undang-Undang Ketenagakerjaan (UUK), Kemnaker melarang perusahaan memberhentikan pekerja perempuan karena alasan cuti haid dan melahirkan.

 BACA JUGA:Heboh Seorang Ibu Melahirkan di Bus Tanjung Priok-Leuwiliang

"Pengusaha dilarang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dengan alasan pekerja/buruh perempuan hamil, gugur kandungan atau menyusui bayinya," tulis Kemnaker.

Diatur dalam Pasal 153 (1) huruf e UUK, jika pekerja perempuan tersebut sudah terlanjut di-PHK, maka perusahaan diminta kembali mempekerjakan yang bersangkutan.

Kemudian, cuti melahirkan tersebut juga berlaku untuk pria.

 Seorang PNS pria diperbolehkan mengambil cuti melahirkan untuk mendampingi istri mereka.

Diketahui, Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengeluarkan kebijakan melalui Peraturan Kepala BKN Nomor 24 Tahun 2017 tentang cara Pemberian Cuti PNS memberikan ruang. Keluarnya aturan tersebut merupakan kabar gembira bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS) laki-laki.

 BACA JUGA:Miris! Suami Kabur Usai Antar Istri Melahirkan

Pasalnya, dengan peraturan yang baru ini, para pegawai pria juga diberikan izin cuti melahirkan. Selama ini cuti melahirkan hanya dikhususkan bagi PNS wanita saja.

Kepala Biro Humas BKN Muhammad Ridwan mengatakan, cuti melahirkan ini dikhususkan untuk pegawai pria yang sudah menikah. Kebijakan cuti ini mengakomodir bagi PNS laki-laki saat sang isteri akan melahirkan/operasi caesar dapat diberikan cuti karena alasan penting (CAP).

"Pengajuan untuk mendampingi istri tersebut disertai dengan melampirkan surat keterangan rawat inap," ujarnya melalui keterangan tertulisnya, Selasa (16/1/2018).

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini