Share

Tol Taba Penanjung-Bengkulu Rampung, Waktu Tempuh dari 1 Jam Kini Hanya 15 Menit

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Jum'at 13 Mei 2022 12:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 13 470 2593528 tol-taba-penanjung-bengkulu-rampung-waktu-tempuh-dari-1-jam-kini-hanya-15-menit-0YgpB7VDao.jpg Jalan tol Taba Penanjung-Bengkulu rampung. (Foto: PUPR)

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun ruas tol pertama yang ada di Provinsi Bengkulu.

Pembangunan ruas tol Taba Penanjung - Bengkulu membentang sepanjang 17,6 km telah rampung konstruksinya 100% dan sudah siap dioperasikan untuk masyarakat.

Kehadirannya tol tersebut akan banyak memangkas waktu perjalanan dari kota Bengkulu ke Kecamatan Taba Penanjung dari yang sebelumnya memakan waktu satu jam menggunakan jalan nasional.

Sehingga, kini menggunakan Tol hanya ditempuh dalam waktu 15 menit.

 BACA JUGA:Sering Banjir, PUPR Pastikan Bendungan Terbesar di Sumatera Rampung pada 2023

Mengutip laman resmi BPJT (Badan Pengatur Jalan Tol) Kementerian PUPR, estimasi waktu tersebut dapat ditempuh dengan kondisi kendaraan yang dipacu 80 Km/jam.

Seksi 3 Jalan Tol Taba Penanjung - Bengkulu merupakan bagian dari Jalan Tol Lubuk Linggau - Curup - Bengkulu sepanjang 95,8 km.

Kemudian kedua seksi lainnya yakni Seksi 1 Lubuk Linggau - Kepahiang (54,5 Km) dan Seksi 2 Kepahiang - Taba Penanjung (23,7 Km) yang saat ini masih dalam tahap persiapan.

Diharapkan pemanfaatan jalan Tol ini dapat digunakan secara optimal karena terintegrasi.

Di mana dengan menerapkan pengembangan Pelabuhan Baai dalam rangka meningkatkan ekonomi daerah dan akan meningkatkan konektivitas pariwisata yang berkunjung ke Bengkulu.

 BACA JUGA:PUPR Rampungkan Jalur Pansela untuk Akses Wisata Lebaran 2022

Tidak hanya memangkas waktu tempuh kehadiran jalan Tol Lubuk Linggau - Curup - Bengkulu nantinya akan menurunkan biaya logistik untuk pendistribusian barang dan jasa antar wilayah.

Di samping itu, kehadiran Tol yang membentang di antara pemandangan indah kawasan hutan dan perbukitan diharapkan juga dapat mendorong pertumbuhan pusat-pusat ekonomi baru, khususnya kawasan yang berada di sekitar on/off ramp.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini