Share

Kebakaran Kilang Minyak Balikpapan, Erick Thohir Panggil Direksi Pertamina

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Rabu 18 Mei 2022 17:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 18 320 2596256 kebakaran-kilang-minyak-balikpapan-erick-thohir-panggil-direksi-pertamina-w07uBaeRdW.jpg Erick Thohir. (Foto: Instagram/erickthohir)

JAKARTA - Kebakaran Kilang RU V Balikpapan milik PT Pertamina (Persero) di Kalimantan Timur, menjadi sorotan tajam Menteri BUMN Erick Thohir.

Perkaranya, api kerap melahap kilang yang memproduksi berbagai produk Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Non Bahan Bakar Minyak (NBBM).

Pertamina memang digadang-gadang menjadi perusahaan global di sektor energi dan batu bara, namun dengan insiden kebakaran di Kilang Balikpapan hingga menelan korban jiwa, posisi tersebut pun dipertanyakan banyak pihak.

 BACA JUGA:Kilang Minyak Balikpapan Terbakar, Ulah Mafia Migas?

Erick menegaskan dirinya telah mengarahkan direksi Pertamina agar perkara ini segera diselesaikan.

Dia menginginkan agar ada standar baku yang harus dilakukan perseroan.

"Saya kemarin susah hubungi Direksi Pertamina, tadi saya juga rapat lagi untuk memastikan standarisasi yang baku. Karena kenapa inikan vital," ujar Erick di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Rabu (8/5/2022).

Akibat kejadian itu, lima pekerja harus dievakuasi untuk mendapat pertolongan medis. Sebanyak tiga orang dibawa menuju Klinik Panorama.

Sementara dua lagi dirujuk ke Rumah Sakit Pertamina Balikpapan.

Pasca kejadian, pihak internal melakukan sterilisasi dan penutupan akses menuju area titik munculnya api.

 BACA JUGA:Kilang Balikpapan Sering Kebakaran, Pertamina Diminta Segera Evaluasi

Selanjutnya, kepolisian beserta tim internal Pertamina Unit Pengolahan V Balikpapan menyelidiki dugaan sumber api dalam insiden tersebut.

PT Kilang Pertamina Internasional Balikpapan sendiri memastikan satu pekerja yang terjebak dalam insiden kebakaran kilang Minggu siang, meninggal dunia.

Di lain sisi, Erick mengkonfirmasi tidak akan menggantikan jajaran direksi Pertamina akibat kebakaran Kilang RU V Balikpapan.

Menurutnya, pergantian direksi tidak melulu menjadi solusi atas menyelesaikan permasalahan BUMN.

"Sama, Pertamina itukan saya sudah coba mengingatkan dan menggantikan Direksi-nya. Tentu, mengganti bukan menjadi solusi terus menerus," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini