Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pembatasan Ekspor Gula India Picu Inflasi

Tim Okezone , Jurnalis-Minggu, 29 Mei 2022 |04:20 WIB
Pembatasan Ekspor Gula India Picu Inflasi
India batasi ekspor gula (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - India membatasi ekspor gula sebanyak 10 juta ton hingga September 2022. Pembatasan ekspor gula India dilakukan untuk menjaga harga gula di dalam negeri tetap terkendali serta mempertahankan stok gula.

Menurut Direktur Riset Center of Reform and Economics (CORE) Piter Abdullah, kebijakan pembatasan ekspor gula India akan berdampak terhadap harga gula di pasar global.

"Kalau india melarang ekspor gula, harga gula di pasar global akan naik. Indonesia kan importir gula. Jadi, harga gula impor akan naik," ujarnya kepada MNV portal, Sabtu (28/5/2022).

Piter menambahkan dengan adanya pembatasan ekspor gula yang dilakukan pemerintah India juga dapat mendorong keniakan inflasi. Menurutnya hal tersebut akan terjadi terhadap produk turunannya.

"Dampak turunannya panjang, makanya inflasi bisa terdorong naik," katanya.

Piter menjelaskan bahwa saat ini kebutuhan kebutuhan gula nasional sekitar 6 juta ton. Sementara produksi gula nasional hanya sekitar 2.1 juta ton. Kendati demikian, seiring kebijakan tersebut, Pitter mengatakan stok gula nasional saat ini masih tergolong cukup.

Baca Selengkapnya: India Batasi Ekspor Gula, Dampaknya ke RI?

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement