Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hari Ketiga Perubahan Rute KRL Bogor dan Bekasi, KCI Antisipasi Kepadatan di Jam Sibuk

Azhfar Muhammad , Jurnalis-Senin, 30 Mei 2022 |08:34 WIB
Hari Ketiga Perubahan Rute KRL Bogor dan Bekasi, KCI Antisipasi Kepadatan di Jam Sibuk
Rute baru KRL Bogor dan Bekasi dikeluhkan masyarakat (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA — Perubahan rute KRL Bogor dan Bekasi memasuki hari ketiga. Sejak diberlakukannya perubahan rute KRL sejumlah masyarakat mengeluh bahkan merasa kebingungan.

VP Secretary KAI Commuter Anne Purba menilai hasil evaluasi KAI Commuter akan melakukan perbaikan pola operasi dan stabling KRL agar terus dapat memperbaiki pola operasi pasca SO5 sehingga di hari kerja yang dimulai hari ini dapat berjalan lebih baik.

“KAI Commuter telah menyiapkan antisipasi hari ini untuk mengoperasikan KRL Feeder relasi Manggarai-Angke/Kampung Bandan melalui peron 8 untuk mengantisipasi kepadatan di peron 6 dan 7 dampak dari kelambatan dan potong relasi sehingga dapat mengurangi kepadatan di stasiun,” kata Anne dikutip Senin (30/5/2022).

Menurutnya, KAI Commuter telah mengoptimalkan dan menyiapkan petugas agar setiap fasilitas yang ada di Stasiun Manggarai.

“Kami terus lakukan perbaikan dan pengarahan kepada calon penumpang KRL agar dapat tersosialisasi dengan baik sehingga transit pengguna lebih dimudahkan dan dapat terlayani dengan baik,” tambahnya.

KAI Commuter akan mengoperasikan 1.054 perjalanan per hari dengan 94 rangkaian KRL dan mempersiapkan tiga perjalanan KRL Feeder relasi Manggarai-Angke/Kampung Bandan untuk mengantisipasi kepadatan di jam sibuk.

“KAI Commuter terus melakukan sosialisasi baik di media sosial resmi @commuterline dan penempelan peta rute baru di KRL agar dapat memudahkan pengguna dalam melakukan perjalanan menggunakan KRL. KAI Commuter juga berharap para pengguna mengikuti arahan petugas terutama saat transit agar perpindahan peron lebih lancar,” paparnya.

Untuk menjaga kenyamanan bersama saat akan naik dan turun dari KRL, selalu mendahulukan pengguna yang turun terlebih dahulu serta ikuti arahan dari petugas di stasiun maupun di dalam perjalanan KRL.

“Gunakan fasilitas stasiun dengan baik, utamakan lift dan eskalator untuk ibu hamil, lansia, ibu membawa balita, dan bagi mereka yang sangat membutuhkan,” ujarnya.

Dengan begitu, kerjasama yang terus dilakukan antara petugas di lapangan dan pengguna KRL sangat membantu terurainya kepadatan di Stasiun Manggarai.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement