Share

Luhut Ungkap Investasi Nestle di RI Capai Rp8,6 Triliun

Azhfar Muhammad, MNC Portal · Rabu 08 Juni 2022 08:54 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 08 320 2607589 luhut-ungkap-investasi-nestle-di-ri-capai-rp8-6-triliun-WOrW6oAibD.jpg Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan mengungkapkan perusahaan Nestle telah melakukan investasi di Indonesia lebih dari Rp8,6 triliun dan salah satu produknya Milo telah diproduksi 100% di dalam negeri.

Menurutnya hal ini terus akan meningkat jumlahnya di Indonesia. Sebab, penambahan kapasitas pabrik susu Milo semakin meningkatkan pengolahan produk dalam negeri hingga 100 persen.

"Jadi produk Milo (Nestle) ini sudah 100 persen diproduksi di Indonesia. Nestle sudah berinvestasi Rp 8,6 triliun di Indonesia,” kata Menko Luhut di Karawang, dikutip Rabu (8/6/2022).

Pemerintah terus mendorong keterlibatan UMKM dalam negeri, lebih banyak lagi dalam ekonomi Indonesia. Khususnya dapat dioptimalkan dalam penyerapan petani dan peternak lokal.

“Saya berharap, government procurement hingga bisa beli susunya dioptimalkan ke UMKM,supaya lebih maju investasI Nestle ini bernilai Rp368 miliar,” tambahnya.

Hal ini akan semakin memperbesar penyerapan susu di kalangan peternak sapi yang ada di Karawang, sehingga perlu pertimbangan juga untuk ekspor.

“Pemerintah terus mendorong masyarakat serta sektor bisnis dan industri untuk semakin memperkuat produksi dalam negeri demi semakin meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia, terutama pasca pandemi,”tambahnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Investasi ini di antaranya ditujukan untuk penambahan instalasi mesin proses Vacuum Band Dryer (VBD 2) di Pabrik Nestlé Karawang. Investasi juga dilakukan untuk pengadaan fasilitas boiler biomassa yang bertempat di Karawang.

“Ini akan terus dikembangkan, pembangunan instalasi boiler biomassa Nestle juga mendorong penyerapan gabah petani sehingga mengurangi signifikan efek rumah kaca,” ujarnya

“Kalau gak keliru Kapasitas boiler biomassa ini mencapai 8.800 ton sekam padi per tahun dari petani dan market ini harus lebih besar lagi," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini