Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini 4 Modus Begal Rekening, Nomor 2 Wajib Dicurigai!

Tim Okezone , Jurnalis-Kamis, 16 Juni 2022 |04:05 WIB
Ini 4 Modus Begal Rekening, Nomor 2 Wajib Dicurigai!
Ilustrasi begal rekening. (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Ini empat modus begal rekening yang wajib untuk diketahui agar Anda bisa waspada.

Belakangan ini modus social engineering (soceng) menjadi viral diperbincangkan warganet.

Adapun social engineering, biasa disebut dengan kata 'soceng' untuk komunitas hacker di Indonesia.

Cara kerja dari soceng dapat dikatakan cukup cepat bahkan kurang dari 5 menit.

 BACA JUGA:Dapat Notifikasi BLT Subsidi Gaji, Buruan Cek Rekening!

Pelaku berkomunikasi dengan korbannya melalui telepon ataupun layanan pesan singkat.

Di mana pelaku berusaha untuk menipu korban agar memberikan akses terhadap data-data pribadi seperti nomor kartu kredit, PIN, OTP, CVV/CVC, nama ibu kandung dan data personal lainnya.

Dirangkum Okezone, Kamis (16/6/2022) berikut ini modus soceng yang marak terjadi:

1. Tawaran Menjadi Nasabah Prioritas

Penipu menawarkan jasa upgrade menjadi nasabah BCA Solitaire dan Prioritas melalui media sosial seperti Instagram, Facebook, atau Whatsapp.

Nasabah tertarik terhadap tawaran tersebut lantaran promosi yang cukup menggiurkan berupa rendahnya ketentuan minimal tabungan yang harus dimiliki nasabah bank reguler untuk meningkatkan tabungan menjadi Prioritas maupun Solitaire, salah satunya hanya Rp10 juta.

2. Akun Sosmed Customer Service Palsu

Akun-akun palsu itu muncul ketika ada nasabah yang menyampaikan keluhan terkait layanan perbankan. Pelaku akan menawarkan bantuan untuk menyelesaikan keluhannya.

Sehingga diarahkan ke website palsu pelaku.

3. Tawaran Menjadi Agen Laku Pandai

Saat ini juga terdapat akun di sosial media yang menawarkan menjadi agen laku pandai bank tanpa persyaratan rumit.

Pelaku akan meminta korban mentransfer sejumlah uang untuk mendapatkan mesin EDC.

Pada Juli 2021, Anti Phishing Working Group mencatat terdapat 260.642 serangan phishing, yang menyerang berbagai industri.

Mulai dari logistik, media sosial, finansial, hingga webmail.

4. Info Perubahan Tarif

Penipu akan menghubungi korban soal info perubahan tarif transfer. Setelah korban menolak perubahan tarif transaksi baru pelaku akan mengirimkan link untuk mengisi data pribadi seperti PIN, OTP, dan password.

Baca Selengkapnya: Kenali 4 Modus Begal Rekening, Waspada Uang Raib dalam Hitungan Detik!

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement