Share

Dapat Anggaran Rp2,27 Triliun, Candi Borobudur Jadi Wisata Super Prioritas

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Senin 20 Juni 2022 08:44 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 20 470 2614472 dapat-anggaran-rp2-27-triliun-candi-borobudur-jadi-wisata-super-prioritas-Wnp1JcYIYX.jpg Kawasan Candi Borobudur. (Foto: PUPR)

JAKARTA - Kawasan Borobudur ditetapkan pemerintah sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP).

Hal tersebut menyusul serangkaian renovasi yang bakal dilakukan oleh pemerintah.

Sebab bukan lagi menjadi tempat ibadah, Candi Borobudur bakal ramai di kunjungi oleh turis dari mancanegara maupun domestik.

Hal tersebut yang mendorong pemerintah melakukan penataan di kawasan candi Borobudur.

ย BACA JUGA:Wow! Ada Candi Borobudur di Cikupa Tangerang, Begini Penampakannya

Pemerintah menganggarkan total Rp2,27 triliun pada tahun 2020-2021 untuk pengerjaan sebanyak 42 paket di kawasan candi Borobudur.

Hingga saat ini terdapat 25 kegiatan yang telah selesai, 16 kegiatan tengah berlangsung (Ongoing) dan 1 kegiatan dalam persiapan.

"Infrastruktur yang telah selesai dilaksanakan antara lain di bidang Sumber Daya Air yakni Penyediaan Air Baku Kawasan Borobudur dan Prambanan, dan Pembangunan Groundsill Sungai Opak serta Penataan KSPN Kawasan Borobudur," kata Juru Bicara Kementerian PUPR Endra S. Atmawidjaja pada keterangan tertulisnya, Minggu (19/6/2022).

Selanjutnya pembangunan yang telah selesai di bidang Jalan dan Jembatan yakni Pembangunan Jembatan Kali Progo, Rehabilitasi Jalan KSPN Borobudur, Preservasi Jalan Keprekan โ€“ Borobudur, Preservasi Jalan Pringsurat - Secang - Keprekan, Jalan Keprekan - Muntilan - Salam (Bts. DIY), Jalan Yogyakarta-Tempel-Pakem-Prambanan, dan Jalan Sentolo - Nanggulan โ€“ Dekso.

"Di bidang Permukiman telah diselesaikan Program Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle (TPS 3R) KSPN Borobudur, Pengembangan KSPN Borobudur Gerbang Klangon Kabupaten Kulon Progo, Pembangunan Jaringan Perpipaan SPAM Mendukung KSPN Borobudur dan Penataan Kawasan Permukiman KSPN Borobudur," sambung Endra.

Kementerian PUPR juga melakukan Pengembangan Sarana Hunian Pendukung Kawasan Pariwisata (Sarhunta) melalui program Peningkatan Kualitas Rumah

Terdapat 821 rumah yang mendapat bantuan Sarhunta.

Bantuan tersebut berupa peningkatan kualitas rumah dengan fungsi homestay dan usaha pariwisata lainnya untuk 382 unit rumah di 15 desa.

Kemudian bantuan untuk peningkatan kualitas rumah swadaya tanpa fungsi usaha untuk 439 unit rumah di empat desa.

Untuk pembangunan infrastruktur yang sedang dalam tahap penyelesaian diantaranya Pembangunan Sarana Pengendalian Banjir Kawasan Strategis YIA pada DAS Serang dengan progres 50,7%, Pembangunan Sarana Pengendalian Banjir Sungai Bogowonto (52%), Pengaman Muara Sungai Bogowonto Sisi Barat (70%), Pengaman Muara Sungai Bogowonto Sisi Timur (89,5%), dan Peningkatan Kapasitas TPA Regional Piyungan (98,8%).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini