Share

Temui Kendala, Lembaga Penyiaran Swasta Nasional Berharap Perpanjangan Program ASO

Heri Purnomo, Jurnalis · Kamis 23 Juni 2022 16:44 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 23 320 2616958 temui-kendala-lembaga-penyiaran-swasta-nasional-berharap-perpanjangan-program-aso-2ObmAVUqI6.jpg Lembaga penyiaran swasta nasional berharap perpanjangan program ASO. (Foto: MPI)

JAKARTA — Penyelenggara televisi swasta nasional masih menemui berbagai kendala di lapangan pada program migrasi siaran televisi dari analog ke digital (Analog Switch Off/ ASO) yang ditarget rampung pada 2 November 2022.

Hal tersebut disampaikan pimpinan penyelenggara lembaga penyiaran swasta dalam rapat dengar pendapat digitalisasi penyiaran di Komisi I DPR-RI Senayan.

Direktur Corporate Secretary MNC Group Syafril Nasution mengatakan, kendala lapangan berupa ketersediaan data lapangan rumah tangga penduduk miskin selaku penerima layanan ini masih tidak sesuai.

 BACA JUGA:Gelar Campus Day, Vision Pictures Saring Bakat Baru di Bidang Penyiaran

Di sisi lain, efek Covid-19 memberikan efek yang besar terhadap investasi.

“Permasalahan utama kita saat ini masih ada beban yang berat disaat kita harus melaksanakan ASO ini, dunia terkena dampak pamdemi covid 19, disaat itu penerimaan penghasilan sangat drastis (turun) dari TV, sehingga kami merasakan kesulitan dalam hal investasi,” ujarnya.

Syafril menambahkan saat ini pihaknya harus membangun infrastruktur di 21 provinsi atau 49 wilayah layanan multipleksing (MUX) serta harus menyediakan set box tv digital.

“Namun kendala-kendala lapangan masih memberikan hambatan. Sehingga kami usulkan supaya migrasi ASO ini bisa diperpanjang,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Direktur Viva Media Neil R Tobing menyebut masih dibutuhkan sosialisasi migrasi dari tv analogke tv digital.

Menurutnya, program nasional ini harus menjangkau setiap lapisan masyarakat, terutama masyarakat rumah tangga miskin.

“Karena perangkat migrasi ini targetnya ke RTM sehibgga datanya harus sesuai dengan data lapangan,” pungkasnya.

Dalam rapat dengar pendapat ini, mengundang lima lembaga penyiaran swasta nasional diantaranya Media Group, SCM Group, MNC Group, Transmedia Group serta Viva Group.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini