Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jualan Barang Antik, Bapak Ini Kuliahkan Anak hingga S2

Riana Rizkia , Jurnalis-Rabu, 06 Juli 2022 |19:10 WIB
Jualan Barang Antik, Bapak Ini Kuliahkan Anak hingga S2
Jual barang antik untuk biaya S2 anak (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Siapa sangka barang antik yang dianggap tidak berguna, dapat menjadi opsi berjualan yang cukup menjanjikan, apalagi bagi pria bernama Dahlan. Meskipun terlihat kuno, nyatanya barang antik dapat membawa rezeki lebih bagi pria berusia 60 tahun itu.

Sejak 1987, Dahlan sudah menjadi pedagang barang antik di Jalan Surabaya, Menteng, Jakarta Pusat. Banyak yang ia tawarkan, mulai dari jam lama, televisi, patung, hingga bagian-bagian kapal yang sudah dipisahkan satu per satu. Dulu, kata Dahlan, banyak sekali pembeli yang sengaja datang dari luar kota bahkan luar negeri untuk membeli barang dagangannya.

"Barang antik di Jalan Surabaya juga terkenal bisa ditawar, beda dengan tempat lain. Banyak pembeli yang datang dari Semarang, Solo, Surabaya, Yogyakarta," kata Dahlan saat ditemui di lokasi, Selasa (5/7/2022).

Namun, saat ini, peminat barang antik semakin berkurang terlebih akibat pandemi. Tapi, kata Dahlan, barang antik tetap punya peminat walaupun sedikit, dan tak akan kehilangan pasarnya.

Walau semakin hari kian tergerus, namun Dahlan tidak ingin kalah, ia tetap berjualan dengan tabah, bagian dari cobaan katanya.

Di bawah terik matahari, Dahlan menceritakan masa-masa indah selama menjadi pedagang barang antik. Ia menjelaskan pendapatannya pernah mencapai Rp10-25 juta dalam sehari.

"Kalau kaya gini, bisa 10 juta harga ornamen kapal. Pernah 25 juta, apalagi kalau diborong, tapi masih bisa ditawar jadi 15 juta," ucapnya menggebu-gebu.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement