JAKARTA - Tiga negara di dunia yang asetnya disita China karena tidak bisa membayar hutangnya. Di mana berpendapat bahwa fenomena tersebut masuk dalam rencana Jebakan Utang China.
Dalam hal ini, China dianggap sengaja memberikan pinjaman ke negara lain. Namun, dengan iming-iming nilai utang yang besar, disisi lain mereka membuat kontrak yang menguntungkannya ketika negara yang berhutang tidak bisa melunasinya tepat waktu.
Maka itu, sebagian dari mereka terpaksa menyerahkan sejumlah asetnya kepada China sebagai ganti atas utang yang belum terbayarkan.
Berikut tiga negara yang asetnya disita China karena tidak mampu membayar utangnya:
1. Sri Lanka
Sri Lanka baru saja mengalami kebangkrutan. Jika melihat ke belakang, negara ini memiliki kaitan yang cukup lekat dengan China.
Di era Presiden Mahinda Rajapaksa, Sri Lanka selalu meminta pinjaman dan bantuan kepada sekutunya, yaitu China untuk berbagai proyek ambisusnya. Dikutip dari New York Times, Senin (25/7/2022), Mahinda Rajapaksa pernah memiliki sebuah proyek pelabuhan.
Selama bertahun-tahun proses konstruksinya, proyek tersebut mengalami kegagalan. Dengan puluhan ribu kapal yang melewati jalur pelayaran tersibuk di dunia, pelabuhan Sri Lanka hanya menarik sekitar 34 kapal saja pada 2012. Alhasil, pelabuhan tersebut menjadi milik China.