Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Laba Bank BTPN Naik Tipis Jadi Rp1,67 Triliun di Semester I-2022

Cahya Puteri Abdi Rabbi , Jurnalis-Selasa, 02 Agustus 2022 |17:17 WIB
Laba Bank BTPN Naik Tipis Jadi Rp1,67 Triliun di Semester I-2022
Laba Bank BTPN naik tipis (Foto: Freepik)
A
A
A

Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) perseroan tercatat meningkat sebesar 7% di semester I 2022 dari sebelumnya sebesar Rp96,64 triliun menjadi Rp103,17 triliun.

Hal itu disebabkan oleh meningkatnya saldo Current Account Saving Account (CASA) sebesar 38%, dari Rp28,28 triliun menjadi Rp38,93 triliun, sehingga rasio CASA meningkat dari sebelumnya 29,3% menjadi 37,7%. Sementara, time deposit mengalami penurunan sebesar 6% menjadi Rp64,24 triliun.

“Upaya menghimpun DPK dilakukan sejalan dengan upaya menekan biaya dana seiring dengan suku bunga acuan Bank Indonesia yang masih rendah, cost of fund turun dari 3,6% menjadi 2,9%,” kata dia.

Kaoru mengatakan bahwa, perseroan juga terus memantau kualitas kredit nasabah, mengelola restrukturisasi kredit, dan menjaga kecukupan pencadangan biaya kredit.

Sepanjang semester I 2022, rasio likuiditas atau liquidity coverage ratio (LCR) mencapai 181,3% dan net stable funding ratio (NSFR) sebesar 121,3%. Kemudian, perseroan juga mencatat rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) sebesar 25,2%.

Lebih lanjut, total aset perseroan secara konsolidasi hingga akhir Juni tercatat sebesar Rp195,47 triliun, naik 1,85% dari akhir tahun lalu yang sebesar Rp191,92 triliun. Lalu, total liabilitas tercatat sebesar Rp157,68 triliun naik 1,18% dari akhir tahun lalu yang sebesar Rp155,84 triliun, serta ekuitas naik 4,72% menjadi Rp37,78 triliun dari Rp36,07 triliun.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement