Share

Presiden Jokowi Resmikan Terminal Kijing Pelabuhan Pontianak

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Selasa 09 Agustus 2022 10:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 09 320 2644473 presiden-jokowi-resmikan-terminal-kijing-pelabuhan-pontianak-BWGEy6ZpN5.jpg Presiden Jokowi. (Foto: Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Terminal Kijing Pelabuhan Pontianak, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat pada hari ini, Selasa (9/8/2022).

"Pada kesempatan yang baik ini dan Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim pagi hari ini saya resmikan Terminal Kijing Pelabuhan Pontianak Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat," ujar Jokowi saat meresmikan yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (9/8/2022).

Jokowi berharap Terminal Kijing yang pembangunannya telah dilakukan pada 2016, akan memperkuat daya saing dari produk-produk unggulan yang dihasilkan oleh Provinsi Kalimantan Barat.

 BACA JUGA:Ini Agenda Jokowi Selama Kunjungan Kerja di Kalimantan Barat

"Karena di sini memiliki kekuatan besar crude palm oil, alumina, bauksit dan produk-produk lainnya. Dan pelabuhan ini memiliki kapasitas 5 ratus ribu use dan juga 8 juta yang non peti kemas. Sangat besar sekali ini adalah pelabuhan terbesar di pulau Kalimantan," jelasnya.

Dengan dana yang dihabiskan hampir Rp2,9 triliun itu, Jokowi meminta dapat untuk dapat memperkuat daya saing dan memperbaiki konektivitas antar Pelabuhan, antar pulau dan antar negara.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

"Saya juga ingin dari pelabuhan ini ke Pontianak jalannya diperlebar. Ini Pak Menteri PU hadir. Jadi selesaikan sekalian sehingga perjalanan kontainer maupun yang non peti kemas semuanya bisa lancar dan tujuan akhir kita memperkuat daya sayang itu betul-betul bisa kita lakukan," ucapnya..

Selain itu, Jokowi juga mempersilahkan masyarakat jika ingin mengganti nama pelabuhan tersebut.

Jokowi menerima segala masukan dari masyarakat

"Nama pelabuhan ini diubah atau berbeda silakan diajukan ke pada pemerintah pusat ke presiden. Saya kira seluruh aspirasi yang ada akan kita tampung tapi pada hari ini tadi telah kita resmikan," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini