Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bantah Harga Mi Instan Bakal Naik 3 Kali Lipat, Mendag: Itu Supaya Kita Makan Singkong

Advenia Elisabeth , Jurnalis-Jum'at, 12 Agustus 2022 |10:13 WIB
Bantah Harga Mi Instan Bakal Naik 3 Kali Lipat, Mendag: Itu Supaya Kita Makan Singkong
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan. (Foto: MPI)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan memastikan harga mi instan tidak naik tiga kali lipat.

Bahkan, dia menuturkan harga gandum akan turun pada September mendatang.

Menurutnya, pernyataan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang menyebut harga mi instan akan naik tiga kali lipat itu untuk menyemangati masyarakat Indonesia agar mengkonsumsi bahan pangan lainnya yang bisa menjadi subtitusi gandum, seperti singkong, sagu, dan sorgum.

"Nggak (naik tiga kali lipat). Itu saya kira Pak Menteri (Pertanian) menyemangati agar kita menggunakan singkong, atau tanaman-tanaman dalam negeri, itu semangatnya. Itu istilahnya dalam bahasa melayu bukan yang sebenarnya, kiasan," ujar Mendag saat ditemui MNC Portal Indonesia di Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis (11/8/2022).

"Jadi kalau mi, memang naik sedikit. Inflasi kita kan 4,9 kira-kira segitu naiknya selama berapa bulan. Jadi kecil naiknya," tambahnya.

 BACA JUGA:Harga Mi Instan Bakal Naik 3 Kali Lipat, Masyarakat Beralih ke Apa?

Lebih lanjut Mendag menjelaskan, harga mi yang alami sedikit kenaikan itu karena harga gandum yang sedikit naik.

Hal itu karena negara-negara penghasil gandum seperti Australia, Kanada dan Amerika sempat gagal panen.

Selain itu, juga efek dari perang antara Rusia dan Ukraina yang menyebabkan gandum tidak bisa diekspor.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement